Skip to main content

Kesepakatan Dalam Rumah Tangga

"A, liat nih", ujar saya sambil nyodorin tangan yang udah bertengger sebuah cincin di jari manisnya. 
"Keren, kapan belinya?", komentar Aa. 
"Tadi siang di malabar, kan jadwal ngebis", jawab saya.
"Ohh ok...", kata Aa singkat :D

Dari awal nikah 11 tahun yang lalu, Aa memberi kebebasan kepada saya dalam hal mengatur keuangan. Pokoknya urusan keuangan beliau tau beres, tinggal menunggu laporan dari saya. 

Itu salah satu contoh kesepakatan dalam rumah tangga kami. Tak ada yang tertulis, jadi ngalir gitu ajah. Padahal sebelum menikah gak tau juga sih style masing-masing dalam meng-handle keuangan kaya gimana hehe... Tapi seiring waktu alhamdulillah semuanya bisa mengalir secara natural.

Dalam memilih pakaian atau perangkat lain seperti sepatu pun tak disadari kami membuat kesepakatan. Kalau Aa selalu memilih merk terkenal yang mutunya juga bagus tapi dengan batasan harga tertentu, sementara buat saya Aa pengennya juga saya memilih merk bagus dengan jaminan mutu baik tapi dengan membebaskan harga berapapun terserah saya... Duh baiknya suamikuh hihihi... Tapi tetep sih yang dicari selalu harga diskon maklum kita modis alias modal diskon :D

Urusan kerjaan di rumah pun udah terbentuk kesepakatan. Saya yang menangani sebagian besar urusan rumah tangga seperti nyuci baju, nyetrika, masak dan nyuci piring. Bagian Aa adalah bersihin toilet kucing-kucing :D

Biasanya pasangan suami istri pada umumnya saling mengisi, kalau suami "tak bisa" pegang uang, biasanya istrinya "pinter" pegang uang, dan sebaliknya. Disinilah kesepakatan dibuat, yang nyaman buat setiap anggota dalam rumah tangga.

Kesepakatan yang kita buat dengan suami/istri masing-masing juga belum tentu sama dengan teman atau saudara kita. Saya sering ngobrol dengan teman-teman disini dan bisa memahami cara mereka menjalankan roda rumah tangganya, dalam berinteraksi dengan pasangan, dengan anak bahkan dalam penanganan keuangan, yang kebiasannya berbeda dengan saya dan Aa. Selama suami-istri rela dan tak ada ganjalan di benak masing-masing, inshaAllah tak masalah.

Kesepakatan-kesepakatan ini tentunya selama berada dalam ketaatan kepada Allah, sehingga rumah bisa menjadi tempat kembali kita yang paling nyaman. Semoga rumah tangga kita selalu berada dalam keberkahan dari Allah ta'ala... aamiin :)

#justathought


Comments

Popular posts from this blog

Pengeluaran Akhir Ramadhan…

Waktu Aa masi kerja di jakarta, paling seneng pas bulan puasa soalnya tengah bulan turun THR… hehehe… Kalo skarang karena base-nya international dan tak ada peraturan tentang THR, maka yaaa ga dapet THR :D Tapi ada tak ada THR, semangat sedekah harus jalan terusss… Apalagi di momen ramadhan yang berkah ini, insyaAllah Allah akan melipatgandakan berkahnya atas kebaikan yang kita lakukan. Saya udah bikin daftar pengeluaran THR… cara pandang terhadap pengeluaran sangat terasa signifikan terhadap perasaan. Kalo kita cuma liat daftar itu hanya sebagai pengeluaran biaya rasanya gimana gitu, beda dengan bila kita liat daftar tersebut sebagai pemasukan amal melalui sedekah dan berbagi. Ditambah lagi dengan kemuliaan bulan ramadhan menjadikan kita berharap bahwa Allah senantiasa meridhoi perbuatan kita dan dengan demikian menurunkan rahmat-Nya kepada kita… aamiin… Pengeluaran yang senantiasa kita lakukan pada hakikatnya adalah pemasukan bagi diri kita sendiri, itu kalo pengeluaran tersebut d...

Hasil Mudik 2025

Sekarang sudah bulan Agustus 2025, orang-orang masih pada summer break, Saya & Aa juga baru beres mudik ke Bogor kemarin, dan sekarang sedang menikmati panasnya Dhahran 😁. Kegiatan-kegiatan juga sedang libur jadi saya literally jadi pengangguran aja, yang ga banyak acara hihihii... Kemarin pulang dari mudik, kepala berasa pusing. Curiga darah tinggi maka cek tensi, dan benar saja tensi saya 146. Flasback ke beberapa hari sebelum mudik memang makannya ajaib alias banyak makan, plus ga olah raga dan kurang tidur juga. 2 hari sebelum terbang, kita nginep di hotel airport, karena berbarengan 4 orang mau terbang di dua hari berbeda dan tujuan berbeda, jadi daripada bolak-balik anter Bogor-Soetta jadilah kita nginep aja. Check in hari selasa, besok rabu saya melepas Aa balik ke Saudi (ya flight kami beda sehari 😆 dan siangnya anter ponakan yang mau kuliah di Surabaya di terminal 1. Besoknya giliran saya anter teteh saya yang mau balik ke US flight pagi, dan terakhir saya dilepas teteh ...

Cerita Dhahran?

Awal Oktober 2022 lalu saya dan Aa pindah rumah ke Dhahran, apakah blog ini harus ganti nama jadi ceritadhahran? hahahha…. Ga usah lah ya secara Khobar – Dhahran juga deket. Padahal di postingan terakhir juga saya postingnya dari Rakah yang bagian rumah saya notabene udah masuk area Dammam, jadi mari kita biarkan saja blog ini bernama ceritakhobar  Tak terasa juga Oktober mendatang udah mau setahun kami menempati rumah di Dhahran ini. Flashback ke tahun lalu yang merupakan salah satu tahun yang cukup hectic, tapi masih kalah hectic sih kalo dibandingin sama proses saya dan Aa balik lagi ke Saudi di musim pandemi hahahaha…. Setelah dari tahun 2010 sampai 2022 kami tinggal di apartemen sampe merasakan 6 apartemen, di 2 lokasi berbeda, alhamdulillah tahun kemarin kita dapet kesempatan tinggal di rumah “normal” dan ada garasi pula, secara di Bogor aja kita ga punya garasi hahaha…. Yang ada halaman depan dan belakangnya juga mashaAllah. Teman-teman yang lain tak sedikit yang berkebun sa...