Skip to main content

Lembang Bersama Keluarga

Kembali berada di Khobar dengan suasana musim panas yang masih mentereng, ditambah beberapa hari belakangan lembab jadi berkeringat kalau keluar rumah meski tak melakukan apa-apa, kalau kata temen saya mah "sauna gratis" hihii.... Kembali ke rutinitas semula dengan pekerjaan rumah yang selalu tersedia, alhamdulillah :)

Mudik tahunan kali ini cukup berkualitas, meski tak bisa terlalu lama di kampung halaman, tapi alhamdulillah bisa diisi dengan agenda yang padat merayap. Salah satu agenda yang sudah direncakanan jauh-jauh hari adalah liburan bersama keluarga besar Bogor ke Lembang, Bandung. Seumur-umur belum pernah saya ke Lembang, jadi pengen merasakan juga donk sekali-sekali hehe.

Sebelum memutuskan mau nginap dimana saya riset dulu, dan setelah berbagai macam pertimbangan akhirnya kami memutuskan untuk menyewa Osmond villa. Saya booking dari Khobar, kemudian teteh saya sekeluarga yang survey tempatnya, dengan harapan nanti pas hari H nya gak susah nyari-nyari lagi.

Sejenak kilas balik liburan bareng keluarga Bogor, beberapa tahun yang lalu kami berlibur ke daerah Bayah, Banten tempat neneknya suami teteh saya. Waktu itu cukup dengan mobil Suzuki Carry udah bisa bawa pasukan karena para keponakan masih kecil-kecil bin imut-imut, seperti biasa umi mah ga mau ikut :D Setelah itu beberapa tahun kemudian ada kemajuan, kami menyewa bus sebesar miniarta untuk berlibur ke Pelabuhan Ratu, karena pake satu mobil udah gak muat secara orang-orangnya udah mulai pada gede hihihi... Nah alhamdulillah tahun ini bisa berlibur lagi bareng keluarga besar dan umi juga ikutan... yiipii... :D dan tujuannya adalah ke Lembang, Bandung.

Kali ini kami  berangkat dengan menggunakan 3 mobil, secara keponakan saya sudah besar-besar. Berangkat dari rumah Bogor sekitar jam 3 pagi. Di tengah jalan, 2 mobil memutuskan untuk lewat tol Cipularang, 1 mobil yang lain lewat puncak, alhamdulillah sampai di tol Bandungnya gak jauh beda. Karena sampai Lembang masih pagi maka kami mampir dulu di pasar Lembang untuk sarapan, padahal setelah solat subuh di rest area kami sempet makan fried chicken juga hahaha... Sempet kaget juga dengan harga makanan sekarang di Indonesia yah, asa lebih mahal dari terakhir kami mudik :P

Sarapan sudah selesai tapi hari masih pagi, belum bisa check in k villa. Akhirnya kami memutuskan untuk melancong ke Tangkuban Perahu, seumur-umur belum pernah saya kesana hihihi... kalah sama keponakan yang udah pernah. Karena masih dalam suasana libur lebaran, maka itu tangkuban perahu penuh pisan, jalan menuju puncaknya sampai macet, tapi alhamdulillah tak terlalu lama. Dan akhirnya sayapun pernah merasakan yang namanya ke Tangkuban Perahu dan melihat Kawah Ratu :D

Setelah itu kami melanjutkan perjalanan menuju villa Osmond, sampai sana harusnya sudah waktunya check in, tapi ternyata villa yang kami pesan belum siap :P sempat kecewa juga karena kesan pertama tak menggoda, tapi yah mau gimana lagi, untung ada gazebo diluar jadi kami bisa nongkrong dulu, sementara bapak-bapaknya pada solat Jum'at. Singkat cerita alhamdulillah akhirnya kami bisa masuk ke villa dengan 6 kamar huehehe... Cukup untuk keluarga besar kami yang terdiri dari 4 keluarga. Pemandangan yang indah cukup mengobati keterlambatan kami check in.

Dari sebelum berangkat saya sudah menginstruksikan mengenai acara tuker kado kepada para keponakan, biasanya acara ini saya adakan di malam takbiran, dan sudah beberapa malam takbiran tak diselenggarakan karena saya seringnya berlebaran di Khobar. Jadi malamnya kami berkumpul untuk mengadakan acara tuker kado ini. Seperti biasa selalu seru dan super heboh acaranya meski sekarang keponakan saya sudah besar-besar bahkan ada yang sudah kerja tapi tetep ikutan hihihi...

Esok harinya kami siap-siap berwisata di sekitar lembang, tujuan pertama adalah Floating Market alias pasar terapung. Bagus juga tempatnya, dapat welcome drink, bisa mendayung sampan dan seperti biasa ada yang jualan cinderamata dan makanan. Tapi karena sistemnya pake koin jadi agak malas buat beli-beli. Tapi pemandangan yang indah cukup memanjakan mata saya, secara udah lama tak melihat hijau-hijau sebanyak itu :) Pas jam makan siang kami keluar dari sana dan mencari restoran.

Setelah makan siang, acara dilanjutkan ke De Ranch. Konsep tempatnya sebenarnya sederhana tapi unik. Tanah luas berpadang rumput dimana orang bisa menyewa kuda atau andong untuk keliling dengan rute yang sudah ditentukan. Seperti biasa disana juga ramai. Buat naik kuda atau andong aja sampai antri hehe... Tapi lumayanlah sudah bisa menghibur diri dan para peserta jalan-jalan :D Sorenya kami kembali ke villa dan kali ini sudah pindah ke villa yang 3 kamar hehehe... Jadi 2 hari itu villa nya beda-beda karena yang tersedia seperti itu. Seperti biasa para keponakan berenang, dan kali ini sayapun ikut berenang.

Untuk rencana kepulangan, orang-orang tua yang pada kerja berencana untuk pulang jam 3 pagi untuk menghindari macet,  sementara saya, Aa, dan para keponakan yang masih libur sekolah tetap tinggal sampai jam 10-an. Dari villa kami lanjutkan petualangan menuju Bandung. Sempat mampir di Museum Geologi, eh cuma dapet 15 menit karena jam 1 siang udah tutup hueee :P Setelah itu kami melanjutkan perjalanan ke Ciwalk untuk makan siang, ehh sekalian aja check in di Sensa hotel booking 1 kamar ditambah 2 extrabed. Jadi kami memutuskan untuk nginep semalam lagi :D Malamnya sih jalan kaki raun-raun sekitar cihampelas aja, liat-liat kaos dan makan surabi plus mie ayam bakso hehe...

Di Ciwalk banyak saya lihat turis dari timur tengan, sepertinya sih dari arab saudi, dimana ibu-ibunya pada pake abaya lengkap dengan cadarnya, ada juga sih yg kerudung aja tak bercadar... Ternyata tak cuma di botani square Bogor yang banyak turis keluarga arab, di Bandung  juga cukup ramai. Bagus lah, daripada turis yang bobolekehan aurat kemana-mana masih mending yang tertutup seperti itu hahaha.

Alhamdulillah perjalanan Lembang ini lancar dan menyenangkan, bisa menghabiskan waktu yang berkualitas bersama keluarga besar di Bogor. Semoga mudik-mudik selanjutnya bisa kumpul lagi di tempat yang berbeda... aamiin :)


Comments

Popular posts from this blog

Pengeluaran Akhir Ramadhan…

Waktu Aa masi kerja di jakarta, paling seneng pas bulan puasa soalnya tengah bulan turun THR… hehehe… Kalo skarang karena base-nya international dan tak ada peraturan tentang THR, maka yaaa ga dapet THR :D Tapi ada tak ada THR, semangat sedekah harus jalan terusss… Apalagi di momen ramadhan yang berkah ini, insyaAllah Allah akan melipatgandakan berkahnya atas kebaikan yang kita lakukan. Saya udah bikin daftar pengeluaran THR… cara pandang terhadap pengeluaran sangat terasa signifikan terhadap perasaan. Kalo kita cuma liat daftar itu hanya sebagai pengeluaran biaya rasanya gimana gitu, beda dengan bila kita liat daftar tersebut sebagai pemasukan amal melalui sedekah dan berbagi. Ditambah lagi dengan kemuliaan bulan ramadhan menjadikan kita berharap bahwa Allah senantiasa meridhoi perbuatan kita dan dengan demikian menurunkan rahmat-Nya kepada kita… aamiin… Pengeluaran yang senantiasa kita lakukan pada hakikatnya adalah pemasukan bagi diri kita sendiri, itu kalo pengeluaran tersebut d...

Hasil Mudik 2025

Sekarang sudah bulan Agustus 2025, orang-orang masih pada summer break, Saya & Aa juga baru beres mudik ke Bogor kemarin, dan sekarang sedang menikmati panasnya Dhahran 😁. Kegiatan-kegiatan juga sedang libur jadi saya literally jadi pengangguran aja, yang ga banyak acara hihihii... Kemarin pulang dari mudik, kepala berasa pusing. Curiga darah tinggi maka cek tensi, dan benar saja tensi saya 146. Flasback ke beberapa hari sebelum mudik memang makannya ajaib alias banyak makan, plus ga olah raga dan kurang tidur juga. 2 hari sebelum terbang, kita nginep di hotel airport, karena berbarengan 4 orang mau terbang di dua hari berbeda dan tujuan berbeda, jadi daripada bolak-balik anter Bogor-Soetta jadilah kita nginep aja. Check in hari selasa, besok rabu saya melepas Aa balik ke Saudi (ya flight kami beda sehari 😆 dan siangnya anter ponakan yang mau kuliah di Surabaya di terminal 1. Besoknya giliran saya anter teteh saya yang mau balik ke US flight pagi, dan terakhir saya dilepas teteh ...

Cerita Dhahran?

Awal Oktober 2022 lalu saya dan Aa pindah rumah ke Dhahran, apakah blog ini harus ganti nama jadi ceritadhahran? hahahha…. Ga usah lah ya secara Khobar – Dhahran juga deket. Padahal di postingan terakhir juga saya postingnya dari Rakah yang bagian rumah saya notabene udah masuk area Dammam, jadi mari kita biarkan saja blog ini bernama ceritakhobar  Tak terasa juga Oktober mendatang udah mau setahun kami menempati rumah di Dhahran ini. Flashback ke tahun lalu yang merupakan salah satu tahun yang cukup hectic, tapi masih kalah hectic sih kalo dibandingin sama proses saya dan Aa balik lagi ke Saudi di musim pandemi hahahaha…. Setelah dari tahun 2010 sampai 2022 kami tinggal di apartemen sampe merasakan 6 apartemen, di 2 lokasi berbeda, alhamdulillah tahun kemarin kita dapet kesempatan tinggal di rumah “normal” dan ada garasi pula, secara di Bogor aja kita ga punya garasi hahaha…. Yang ada halaman depan dan belakangnya juga mashaAllah. Teman-teman yang lain tak sedikit yang berkebun sa...