13 Oktober 2011 pukul 9 pagi mendarat di bandar udara Dammam, pengumuman dari kru pesawat Nas Air menyebutkan bahwa udara di luar adalah 16 derajat celcius. Ahh... insyaAllah sebentar lagi sampai di rumah tercinta setelah 3 malam menginap di Mekkah untuk menemui teh Eva yang sudah selesai hajian. Alhamdulillah bisa sekalian umroh juga setelah umroh terakhir saat akhir Ramadhan beberapa bulan yang lalu. Inilah enaknya tinggal di saudi, tak perlu biaya mahal sampai berjuta-juta untuk umroh
.
.Senang sekali bisa bertemu teh Eva, istri dari kakak saya, karena sangat sulit mengharapkan ada sodara atau teman yang bisa main-main ke khobar... maka ketika teh Eva hajian, kami bela-belain ke mekkah untuk ketemuan. Pengennya sih ngajak doi ke khobar buat menginap barang seminggu, tapi sepertinya hal tersebut tak memungkinkan, jadilah kami yang mendatangi teh Eva di Mekkah. Sengaja naik pesawat biar ga terlalu cape, selain belum pernah bawa mobil dari khobar ke mekkah. Kebetulan disini libur Idul Adha lumayan panjang, sekitar seminggu... jadi kami bisa mengatur jadwal ketemuan tanpa harus mengajukan cuti.
Berangkat dari khobar pada penerbangan pagi hari, sampai mekkah pas bubaran waktu dzuhur... alhasil jalanan macet, untung kita naik taksi gelap alias taksi tak bermerk alias mobil pribadi, dan supirnya orang arab yang baik, yang santai ajah pas ketemu macet... malah dia sendiri yang minta nomor telepon hotel buat nanyain jalan... Mobilnya Toyota Rav4, masih baru katanya hehehe... Sebelumnya waktu di bandara, supir-supir taksi sempat menghalang-halangi biar kita ga naik mobilnya, katanya dia "majnun" lah dan kata-kata lain yang ga ngerti, padahal kita udah deal. Tapi pas Aa nanya berapa kalo ke harom, kaga ada yang jawab satupun dan akhirnya mereka pun "melepaskan" kita hehehe
.
.Singkat cerita, setelah sampe hotel kita langsung aja menuju harom untuk melaksanakan umroh... Subhanallah rame banget orang-orang, karena kita berbaur dengan para jemaah haji juga... Sewaktu nunggu Aa cukur rambut, sempat berbincang-bincang dengan para jamaah haji indonesia dari daerah Nusa Tengara sana. Seneng bisa bertemu orang yang bisa berbahasa Indonesia hehehe... Beres prosesi umroh sore hari dan setelah telponan sama teh Eva kita memutuskan untuk janjian besok subuh di harom. Hari itu balik ke hotel dan istirahat aja.
Besoknya solat subuh di harom. Cobain solat di lantai paling atas alias di luar, wah enak juga... karena udara subuh itu adem jadi lantai nya pun dingin. Bersebelahan dengan ibu-ibu jamaah haji dari Batang, mereka jalan dari maktab dari jam 1 pagi, sampai harom jam 2 untuk kemudian ikut solat subuh jam 5... Subhanallah bersemangat sekali, padahal bisa dibilang umur mereka ga muda lagi. Tapi sepertinya menikmati sekali kegiatan itu
.
.Abis solat subuh telponan sama teh Eva, kita cari-cari tempat teh Eva duduk dan Alhamdulillah ketemu juga... Seneng bangeett... Sampe terharu saya hehehe... Biasa kalo di bogor sehari-hari kita sering ngobrol, ini udah lumayan lama ga ketemu jadi seneng banget. Setelah foto sebentar, kita langsung menuju Bin Dawood buat belanja oleh-oleh, sekalian saya pengen nitip oleh-oleh buat keluarga di kampung halaman. Beres belanja mampir di hotel dulu buat istirahat, ba'da ashar baru anterin teh Eva dan belanjaannya ke maktab di daerah Bakhutmah. Tak disangka, waktu dimaktab itu Aa bertemu dengan beberapa orang temannya, dan mendapat kabar bahwa besok malam ada beberapa teman yang juga akan mengadakan pertemuan, sungguh informasi yang berharga jadi bisa sekalian silaturahim juga.
Hari itu sungguh-sunggu bikin kaki gempor hihihi... Jadi besokannya kita cuma di hotel ajah, selain itu Aa juga mulai kambuh sinusnya, maklum lagi pergantian musim dan itu seperti sakit langganan setahun sekali hehehe... Alhamdulillah malamnya udah bisa keluar lagi untuk bertemu teman-teman lain dari indonesia di Bakhutmah juga. Kesana naik taksi innova, setelah dekat dijemput oleh seorang teman yang tak lain adalah tuan rumah, orang indonesia yang tinggal di mekkah. Sampai sana acara udah mulai dengan memperkenalkan diri masing-masing di grup ikhwan dan akhwat. Ada juga tausiah dari salah seorang ustadz dan bertukar-pikiran mengenai apa yang bisa kita lakukan untuk membantu para jemaah haji tahun depan.
Sampai kembali ke hotel sekitar jam 12 malam, sebelumnya udah packing karena kita harus ada di bandara jeddah jam 5 pagi. Taksi yang sebelumnya udah menyanggupi mengantar kami jam 3 pagi, ternyata tak bisa dipegang kata-katanya karena ditelepon dari jam setengah 3 tak diangkat-angkat, alhamdulillah Allah menggantinya dengan supir orang arab yang baik hati dengan tarif yang lebih murah sehingga bisa sampai di bandara jeddah tepat waktu dan sampai di rumah di sambut udara yang mulai dingin.
Kemarin lumayan juga tuh dapat beberapa kosa-kata baru buat saya seperti zahmah (macet), isyarah (lampu merah), mia-mia (dari kata mi'ah atau seratus yang berarti bagus, atau mumtaz/perfect). Aa sepertinya udah improve tuh kosa kata buat ngobrolnya dibanding saya hihihi... Mungkin kalo lebih sering ngobrol berbahasa arab, lama-lama bisa juga yah :D. Ahh... Alhamdulilllah biar cuma sebentar bertemu tapi seneng, dan dapat "bonus" bisa silaturahim dengan ikhwan dan akhwat lain dari indonesia yang juga sedang hajian. Selalu senang bertemu sanak, saudara, kerabat dan teman-teman di perantauan ini. Alhamdulillah juga di "kasih" supir yang baik hati dari dan menuju jeddah. Jadi bertambah pengalaman kami dengan urusan transportasi umum di Mekkah yang memang lumayan susah, karena hanya taksi dan bis yang bisa diandalkan. Mudahan suatu saat bisa bawa mobil dari khobar ke mekkah jadi punya pengalaman lain selain naik taksi hehehe... 

Comments