Skip to main content

Pak Gub Yang "Kontroversial"

irwanDitengah berita bencana wasior, mentawai dan merapi yang ramai, ada satu berita yang tak kalah ramainya, yakni kepergian gubernur sumbar, Irwan Prayitno, ke jerman. Media beramai-ramai memberitakan, manusia beramai-ramai berkomentar, para tokoh beramai-ramai menjadi pengamat. Semua mata sepertinya tertuju pada beliau, seketika itu pula nama pak Irwan jadi bagai seleb... hehehe... Open-mouthed smile

Beritanya pun begitu bombastis, hiperbola, lebay bin alay. Semua orang menghisab pak gub, semua orang ujug-ujug jadi pengamat dadakan yang tau segalanya. Hebat...! Mungkin mereka saking cintanya sama pak gub atau saking cintanya sama PKS (karena pak gub adalah kader PKS) jadi begitu mereka pikir salah, langsung di "ingatkan" hehehe.... Smile with tongue out

Kepergian pak gub ke jerman udah di rencanakan jauh sebelum bencana terjadi, segalanya sudah dipersiapkan jadi kalo di batalkan bukankan itu sesuatu yang mubazir? membuang-buang dana? Dan kunjungan itu pun bukan kunjungan hore-hore, tamasya, rekreasi, refreshing lhoooo... Itu demi sumbar juga! Dengan tidak mengecilkan bencana mentawai, sekali lagi dengan tidak mengecilkan bencana mentawai, daerah sumbar bukan hanya mentawai. Dengan menarik investor ke sumbar, nantinya insyaAllah akan mempermudah jalan untuk membangun kembali mentawai khususnya dan sumbar pada umumnya.

Ada yang bilang anak sakit jangan ditinggal, lah... emang pejabat sumbar cuma gub doank? Ada wakil dan pejabat terkait dibawahnya, harusnya pemerintahan dan tanggap bencana mentawai masih bisa berjalan tanpa ada kendala toh? Lagian pak gub adalah orang pertama yang turun ke mentawai dan menginap disana buat ngurus segala sesuatu, sepertinya hal tersebut tak pernah disebut oleh media maupun orang-orang yang menghisab pak gub. 

Sekarang pak gub udah pulang dan beliau juga mohon maaf atas keberangkatannya ke jerman, terus apa komentar orang-orang? "Basi, minta maafnya ga tulus, masih aja ngeles"... Hahaha saya yang baca komen jadi bingung, kalo gini mah judulnya "begini salah begitu salah, sama saja". Sepertinya mereka tau betul hati manusia, sampai orang minta maaf aja tau tulus/ga nya, Hebat lagi!

Duh pak gub, ksian benar dikau... udah kerja cape-cape yang kata orang yang menyaksikan semenjak beliau jadi gub seperti mobil lepas rem alias blong, terus pergi ke jerman bukan buat refreshing, pulang minta maaf masih dihisab, plus katanya mau dikasih sanksi karena ga ada ijin... Memang ternyata masi ada pejabat yang lebih mementingakan kerja nyata dari pada politik pencitraan.

Semoga tetap istiqomah memperjuangkan kepentingan rakyat anda, bekerja karena Allah karena Allah maha tahu atas segalanya, Allah maha adil Smile

Comments

Popular posts from this blog

Pengeluaran Akhir Ramadhan…

Waktu Aa masi kerja di jakarta, paling seneng pas bulan puasa soalnya tengah bulan turun THR… hehehe… Kalo skarang karena base-nya international dan tak ada peraturan tentang THR, maka yaaa ga dapet THR :D Tapi ada tak ada THR, semangat sedekah harus jalan terusss… Apalagi di momen ramadhan yang berkah ini, insyaAllah Allah akan melipatgandakan berkahnya atas kebaikan yang kita lakukan. Saya udah bikin daftar pengeluaran THR… cara pandang terhadap pengeluaran sangat terasa signifikan terhadap perasaan. Kalo kita cuma liat daftar itu hanya sebagai pengeluaran biaya rasanya gimana gitu, beda dengan bila kita liat daftar tersebut sebagai pemasukan amal melalui sedekah dan berbagi. Ditambah lagi dengan kemuliaan bulan ramadhan menjadikan kita berharap bahwa Allah senantiasa meridhoi perbuatan kita dan dengan demikian menurunkan rahmat-Nya kepada kita… aamiin… Pengeluaran yang senantiasa kita lakukan pada hakikatnya adalah pemasukan bagi diri kita sendiri, itu kalo pengeluaran tersebut d...

Hasil Mudik 2025

Sekarang sudah bulan Agustus 2025, orang-orang masih pada summer break, Saya & Aa juga baru beres mudik ke Bogor kemarin, dan sekarang sedang menikmati panasnya Dhahran 😁. Kegiatan-kegiatan juga sedang libur jadi saya literally jadi pengangguran aja, yang ga banyak acara hihihii... Kemarin pulang dari mudik, kepala berasa pusing. Curiga darah tinggi maka cek tensi, dan benar saja tensi saya 146. Flasback ke beberapa hari sebelum mudik memang makannya ajaib alias banyak makan, plus ga olah raga dan kurang tidur juga. 2 hari sebelum terbang, kita nginep di hotel airport, karena berbarengan 4 orang mau terbang di dua hari berbeda dan tujuan berbeda, jadi daripada bolak-balik anter Bogor-Soetta jadilah kita nginep aja. Check in hari selasa, besok rabu saya melepas Aa balik ke Saudi (ya flight kami beda sehari 😆 dan siangnya anter ponakan yang mau kuliah di Surabaya di terminal 1. Besoknya giliran saya anter teteh saya yang mau balik ke US flight pagi, dan terakhir saya dilepas teteh ...

Cerita Dhahran?

Awal Oktober 2022 lalu saya dan Aa pindah rumah ke Dhahran, apakah blog ini harus ganti nama jadi ceritadhahran? hahahha…. Ga usah lah ya secara Khobar – Dhahran juga deket. Padahal di postingan terakhir juga saya postingnya dari Rakah yang bagian rumah saya notabene udah masuk area Dammam, jadi mari kita biarkan saja blog ini bernama ceritakhobar  Tak terasa juga Oktober mendatang udah mau setahun kami menempati rumah di Dhahran ini. Flashback ke tahun lalu yang merupakan salah satu tahun yang cukup hectic, tapi masih kalah hectic sih kalo dibandingin sama proses saya dan Aa balik lagi ke Saudi di musim pandemi hahahaha…. Setelah dari tahun 2010 sampai 2022 kami tinggal di apartemen sampe merasakan 6 apartemen, di 2 lokasi berbeda, alhamdulillah tahun kemarin kita dapet kesempatan tinggal di rumah “normal” dan ada garasi pula, secara di Bogor aja kita ga punya garasi hahaha…. Yang ada halaman depan dan belakangnya juga mashaAllah. Teman-teman yang lain tak sedikit yang berkebun sa...