Skip to main content

Date Nite…

Kmaren sempet nonton date nite… *hueee maklum lagi ga puasa :p*. Berkisah tentang sepasang suami istri yang mengaku sebagai “boring couple from new jersey”, dimana kehidupan sehari-harinya udah terformat dengan rutinitas yang bgitu-bgitu aja… Menjalani hari-hari tanpa gairah karena keduanya merasa sudah saling mengenal luar dalam satu sama lain… tak ada kejutan berarti seperti waktu sebelum menikah…

Mereka mempunyai teman pasangan suami istri juga yang akan bercerai, dengan alasan kurang lebih mirip, yakni merasa lebih seperi excellent roommate dibanding sbagai suami istri… Bila melihat pasangan lain yang mesra dan memakai cincin kawin, mereka tak akan percaya klo pasangan tersebut menikah :p

Keadaan tersebut sangat umum terjadi dalam kehidupan sehari-hari… pasangan suami istri yang merasa sudah mengenal sedemikian rupa sehingga merasa tak ada sparkle, percikan gairah hidup yang tercipta diantara keduanya…

Pernah ada seorang suami yang diawal pernikahan sering memanggil istrinya dengan sebutan “cantik…”, dan seiring waktu berjalan panggilan tersebut juga menghilang, entah karena istrinya sudah tak cantik lagi dimata sang suami, atau suami tak perlu memanggil “cantik” lagi karena merasa sang istri sudah tau kalo dia terlihat cantik dimata sang suami :D

Mungkin banyak orang yang merasa tak perlu memberikan kejutan-kejutan kecil untuk pasangannya setelah menikah, berbeda dengan waktu pacaran… dimana setiap hari bisa jadi kejutan :p Biasanya klo gitu dia merasa menikah adalah tujuan akhirnya, bila udah dapet orangnya ya udah hehehe… Padahal menikah itu adalah awal dari kehidupan berpasangan yang sesungguhnya.

Rasa bosan adalah salah satu sifat manusia. Setiap orang pasti pernah mengalaminya, demikian pula rasa bosa dalam rutinitas harian yang itu-itu aja… Tapi bila rutinitas tersebut dilandasi oleh sesuatu yang kuat maka insyaAllah tak akan terasa bosan. Landasan itu adalah mencari ridho Allah. Suami bekerja sehari-hari berangkat pagi pulang sore, bila dia melakukannya karena sadar akan kewajiban menafkahi keluarganya, maka hari-hari yang berat akan dilaluinya dengan semangat. Istri bekerja di rumah mencuci, masak, beberes, ngurus anak… meskipun badan berasa remuk tapi smua itu akan terasa ringan di hati… :)

Kembali ke tema film Date Nite, akhirnya pasangan suami istri tersebut mendapatkan malam yang bener-bener “berbeda” yang melibatkan mafia, dirty cop, calon pejabat, tembak-tembakan, kejar-kejaran mobil hanya karena ingin melakukan sesuatu yang beda saat makan malam berdua hihihii…

Tak perlu lah seperti film itu untuk mendapatkan gairah hidup berumah-tangga… Obrolan kecil sepulang Aa ngantor, bercerita tentang kegiatan harian masing-masing, jalan ke mal sebelah ruma, makan malam aga fancy, diskusi aga berat tentang hal serius… hal-hal kecil seperti itu buat saya sudah bisa membuat hidup rumah kami. Waktu di indonesia, liburan berdua merupakan hal yang termasuk wajib dan di-budget-kan… kalo di KSA palingan umroh hehehe…

Comments

Popular posts from this blog

Pengeluaran Akhir Ramadhan…

Waktu Aa masi kerja di jakarta, paling seneng pas bulan puasa soalnya tengah bulan turun THR… hehehe… Kalo skarang karena base-nya international dan tak ada peraturan tentang THR, maka yaaa ga dapet THR :D Tapi ada tak ada THR, semangat sedekah harus jalan terusss… Apalagi di momen ramadhan yang berkah ini, insyaAllah Allah akan melipatgandakan berkahnya atas kebaikan yang kita lakukan. Saya udah bikin daftar pengeluaran THR… cara pandang terhadap pengeluaran sangat terasa signifikan terhadap perasaan. Kalo kita cuma liat daftar itu hanya sebagai pengeluaran biaya rasanya gimana gitu, beda dengan bila kita liat daftar tersebut sebagai pemasukan amal melalui sedekah dan berbagi. Ditambah lagi dengan kemuliaan bulan ramadhan menjadikan kita berharap bahwa Allah senantiasa meridhoi perbuatan kita dan dengan demikian menurunkan rahmat-Nya kepada kita… aamiin… Pengeluaran yang senantiasa kita lakukan pada hakikatnya adalah pemasukan bagi diri kita sendiri, itu kalo pengeluaran tersebut d...

Hasil Mudik 2025

Sekarang sudah bulan Agustus 2025, orang-orang masih pada summer break, Saya & Aa juga baru beres mudik ke Bogor kemarin, dan sekarang sedang menikmati panasnya Dhahran 😁. Kegiatan-kegiatan juga sedang libur jadi saya literally jadi pengangguran aja, yang ga banyak acara hihihii... Kemarin pulang dari mudik, kepala berasa pusing. Curiga darah tinggi maka cek tensi, dan benar saja tensi saya 146. Flasback ke beberapa hari sebelum mudik memang makannya ajaib alias banyak makan, plus ga olah raga dan kurang tidur juga. 2 hari sebelum terbang, kita nginep di hotel airport, karena berbarengan 4 orang mau terbang di dua hari berbeda dan tujuan berbeda, jadi daripada bolak-balik anter Bogor-Soetta jadilah kita nginep aja. Check in hari selasa, besok rabu saya melepas Aa balik ke Saudi (ya flight kami beda sehari 😆 dan siangnya anter ponakan yang mau kuliah di Surabaya di terminal 1. Besoknya giliran saya anter teteh saya yang mau balik ke US flight pagi, dan terakhir saya dilepas teteh ...

Cerita Dhahran?

Awal Oktober 2022 lalu saya dan Aa pindah rumah ke Dhahran, apakah blog ini harus ganti nama jadi ceritadhahran? hahahha…. Ga usah lah ya secara Khobar – Dhahran juga deket. Padahal di postingan terakhir juga saya postingnya dari Rakah yang bagian rumah saya notabene udah masuk area Dammam, jadi mari kita biarkan saja blog ini bernama ceritakhobar  Tak terasa juga Oktober mendatang udah mau setahun kami menempati rumah di Dhahran ini. Flashback ke tahun lalu yang merupakan salah satu tahun yang cukup hectic, tapi masih kalah hectic sih kalo dibandingin sama proses saya dan Aa balik lagi ke Saudi di musim pandemi hahahaha…. Setelah dari tahun 2010 sampai 2022 kami tinggal di apartemen sampe merasakan 6 apartemen, di 2 lokasi berbeda, alhamdulillah tahun kemarin kita dapet kesempatan tinggal di rumah “normal” dan ada garasi pula, secara di Bogor aja kita ga punya garasi hahaha…. Yang ada halaman depan dan belakangnya juga mashaAllah. Teman-teman yang lain tak sedikit yang berkebun sa...