Skip to main content

Komunikasi...

Komunikasi menjadi hal penting dan mendasar dalam hubungan antar manusia. Bahasa sebagai salah satu bentuk komunikasi sudah ada dari ribuan tahun yang lalu, dan entah sudah berapa banyak bahasa yang ada didunia ini sekarang...

Sbagai contoh, saya so far menguasai sekitar tiga bahasa, yang paling fluent adalah bahasa sunda sebagai bahasa suku saya dan bahasa indonesia sebagai bahasa nasional saya... bahasa ketiga adalah bahasa inggris sebagai bahasa internasional, walaupun tak terlalu diasah secara verbal (karena belum banyak kebutuhan) tapi kalo diajak ngobrol ato chatting mah bisa lah hehehehe.... :p

Bentuk komunikasi lain adalah dalam format tulisan. Surat-menyurat dan email atau chatting di instant messenger adalah salah satu contohnya. Kadang orang-orang (termasuk saya) suka juga berkomunikasi lewat komen di facebook atau twitter hihihi...

Ada orang yang susah sekali nyambung dengan orang lain karena mandegnya komunikasi diantara mereka. Sering juga antar anggota keluarga tak bisa berkomunikasi secara efektif dan efisien sehingga timbul friksi-friksi yang sebenarnya ga perlu. Semuanya merasa benar sendiri karena tak bisa mengkomunikasikan apa yang ada dipikiran masing-masing. Semua didasarkan pada asumsi yang timbul di pikiran mereka.

Kalo udah gitu sepertinya jalan satu-satunya adalah duduk bersama secara baik-baik, dan masing-masing pihak mengungkapkan pendapatnya, mungkin perlu kehadiran orang ketiga sebagai penengah bila pada prosesnya cara tersebut juga mandeg. Dibutuhkan juga tenggang rasa dan pengertian untuk bisa melihat sesuatu dari sudut pandang orang lain, karena mungkin apa yang kita anggap baik belum tentu dirasa baik oleh orang lain... Tak ada ruginya bersikap empati terhadap orang selain diri sendiri :)

Tapi kalo memang udah ga ada obat, dalam artian masalah miskomunikasi ini susah untuk diatasi, mungkin ada baiknya kedua belah pihak melakukan sesedikit mungkin komunikasi, dengan demikian hal tersebut akan mengurangi gesekan yang mungkin timbul.

Saya nulis ini bukan berarti saya sudah jagoan dalam hal komunikasi lhoooo.... karena terus-terang saya sendiri suka susa mengungkapkan beberapa hal yang ada dipikiran saya, biasanya menyangkut topik-topik tertentu. Menungkapkan perasaan dan pikiran dengan baik sewaktu marah itu lebih sulit... Sewaktu marah atau bete biasanya kita bergumul dengan pikiran sendiri, kayanya di kepala itu banyak banget orang ngomong jadi alhasil ga ada yang keluar satu katapun buat ngungkapin perasaan yang sesungguhnya... halahhh... :p

Tapi Alhamdulillah saya sendiri merasa ada kemajuan dalam berkomunikasi setelah menikah... dulu saya merasa sebagai orang yang sangat introvert, saya lebih senang mendengarkan masalah orang lain daripada berkeluh kesah tentang masalah sendiri ke orang. Tapi sekarang saya bisa bercerita ke suami. Aa biasanya malah heran kalo saya "kalem" alias ga banyak omong... hihihi...

Yah... mungkin setiap orang butuh proses untuk bisa berkomunikasi dengan baik dan santun. Jadi suka miris kalo dengar kabar di tanah air masi aja ada tawuran, saling serang, bentrokan antar sesama manusia untuk alasan yang sepele... karena dari situ jelas terlihat bahwa komunikasi yang bisa dilakukan hanya lewat kekerasan.... :(

Semoga Allah melindungi kita dari ucapan yang buruk baik dalam bentuk verbal ataupun bentuk tulisan (chatting, komen fb, twitter, email dll... ) aamiin... :)

Comments

Popular posts from this blog

Pengeluaran Akhir Ramadhan…

Waktu Aa masi kerja di jakarta, paling seneng pas bulan puasa soalnya tengah bulan turun THR… hehehe… Kalo skarang karena base-nya international dan tak ada peraturan tentang THR, maka yaaa ga dapet THR :D Tapi ada tak ada THR, semangat sedekah harus jalan terusss… Apalagi di momen ramadhan yang berkah ini, insyaAllah Allah akan melipatgandakan berkahnya atas kebaikan yang kita lakukan. Saya udah bikin daftar pengeluaran THR… cara pandang terhadap pengeluaran sangat terasa signifikan terhadap perasaan. Kalo kita cuma liat daftar itu hanya sebagai pengeluaran biaya rasanya gimana gitu, beda dengan bila kita liat daftar tersebut sebagai pemasukan amal melalui sedekah dan berbagi. Ditambah lagi dengan kemuliaan bulan ramadhan menjadikan kita berharap bahwa Allah senantiasa meridhoi perbuatan kita dan dengan demikian menurunkan rahmat-Nya kepada kita… aamiin… Pengeluaran yang senantiasa kita lakukan pada hakikatnya adalah pemasukan bagi diri kita sendiri, itu kalo pengeluaran tersebut d...

Hasil Mudik 2025

Sekarang sudah bulan Agustus 2025, orang-orang masih pada summer break, Saya & Aa juga baru beres mudik ke Bogor kemarin, dan sekarang sedang menikmati panasnya Dhahran 😁. Kegiatan-kegiatan juga sedang libur jadi saya literally jadi pengangguran aja, yang ga banyak acara hihihii... Kemarin pulang dari mudik, kepala berasa pusing. Curiga darah tinggi maka cek tensi, dan benar saja tensi saya 146. Flasback ke beberapa hari sebelum mudik memang makannya ajaib alias banyak makan, plus ga olah raga dan kurang tidur juga. 2 hari sebelum terbang, kita nginep di hotel airport, karena berbarengan 4 orang mau terbang di dua hari berbeda dan tujuan berbeda, jadi daripada bolak-balik anter Bogor-Soetta jadilah kita nginep aja. Check in hari selasa, besok rabu saya melepas Aa balik ke Saudi (ya flight kami beda sehari 😆 dan siangnya anter ponakan yang mau kuliah di Surabaya di terminal 1. Besoknya giliran saya anter teteh saya yang mau balik ke US flight pagi, dan terakhir saya dilepas teteh ...

Cerita Dhahran?

Awal Oktober 2022 lalu saya dan Aa pindah rumah ke Dhahran, apakah blog ini harus ganti nama jadi ceritadhahran? hahahha…. Ga usah lah ya secara Khobar – Dhahran juga deket. Padahal di postingan terakhir juga saya postingnya dari Rakah yang bagian rumah saya notabene udah masuk area Dammam, jadi mari kita biarkan saja blog ini bernama ceritakhobar  Tak terasa juga Oktober mendatang udah mau setahun kami menempati rumah di Dhahran ini. Flashback ke tahun lalu yang merupakan salah satu tahun yang cukup hectic, tapi masih kalah hectic sih kalo dibandingin sama proses saya dan Aa balik lagi ke Saudi di musim pandemi hahahaha…. Setelah dari tahun 2010 sampai 2022 kami tinggal di apartemen sampe merasakan 6 apartemen, di 2 lokasi berbeda, alhamdulillah tahun kemarin kita dapet kesempatan tinggal di rumah “normal” dan ada garasi pula, secara di Bogor aja kita ga punya garasi hahaha…. Yang ada halaman depan dan belakangnya juga mashaAllah. Teman-teman yang lain tak sedikit yang berkebun sa...