Skip to main content

Berbaik Sangka...

Tak semua keinginan dalam hidup ini bisa terlaksana.... ada saat-saat dimana sepertinya semuanya salah, semuanya tak seperti yang kita inginkan. Kita merasa sudah berusaha dan berdo'a sedemikian rupa tapi ternyata hasilnya tak sesuai dengan harapan...

Seringnya hati ini menjadi kecut bila mendapatkan kenyataan hidup seperti itu. Perasaan jadi tak menentu, dan ga enak tidur ga enak makan... halah lebayy... hahaha... Rasanya itu wajar dan manusiawi. Karena manusia dikaruniai hati dan perasaan untuk merasa, dan dalam hidup ini belum afdol rasanya kalo kita tak merasakan semua perasaan yang bisa dirasakan oleh manusia :D

Tapi bila kita kembalikan segala urusan kepada yang maha perencana, Allah azza wa jalla, maka sepertinya semuanya menjadi mudah saja. Hati ini menjadi tentram hanya dengan mengingat Allah dan segala kuasa yang dimiliki-Nya. Dengan berpasrah dan tunduk kepada ketentuan Allah, maka tak ada lagi hati yang ngotot ingin segala sesuatunya sesuai dengan kehendak, tak ada lagi gundah yang bisa bikin ga enak tidur ga enak makan... karena percaya secara absolut kepada keputusan Allah SWT :)

Selain itu diperlukan pikiran yang selalu positif dalam menyikapi setidaksesuaian kenyataan dengan keinginan. Cari hal-hal yang bisa dilakukan dengan kenyataan yang ada... insyaAllah akan selalu ada hikmah dibalik sesuatu bila kita jeli melihatnya.

Bisa juga kita berpikir kalo keadaan yang tak kita inginkan itu mungkin juga karena do'a kita yang kurang kenceng... mungkin saja Allah menginginkan kita untuk lebih berkeluh-kesah terhadap-Nya, bukan karena Allah butuh keluh-kesan kita tapi sebaliknya karena kita sangat membutuhkan pertolongan Allah. Kalo kita sedang membutuhkan keluh-kesah terhadap Allah tapi tamu bulanan sedang menghinggapi (bagi perempuan) suka bingung juga, rasanya kurang afdol kalo memohon tapi dalam keadaan tak suci. Biasanya kalo udah gitu saya mohon di do'akan ke orang lain, terutama ibu saya... karena do'a adalah senjatanya orang yang beriman.

Semoga apapun yang diputuskan oleh Allah, kita ridho terhadapnya, karena insyaAllah itulah yang terbaik bagi hamba-Nya.... :)

Comments

Popular posts from this blog

Pengeluaran Akhir Ramadhan…

Waktu Aa masi kerja di jakarta, paling seneng pas bulan puasa soalnya tengah bulan turun THR… hehehe… Kalo skarang karena base-nya international dan tak ada peraturan tentang THR, maka yaaa ga dapet THR :D Tapi ada tak ada THR, semangat sedekah harus jalan terusss… Apalagi di momen ramadhan yang berkah ini, insyaAllah Allah akan melipatgandakan berkahnya atas kebaikan yang kita lakukan. Saya udah bikin daftar pengeluaran THR… cara pandang terhadap pengeluaran sangat terasa signifikan terhadap perasaan. Kalo kita cuma liat daftar itu hanya sebagai pengeluaran biaya rasanya gimana gitu, beda dengan bila kita liat daftar tersebut sebagai pemasukan amal melalui sedekah dan berbagi. Ditambah lagi dengan kemuliaan bulan ramadhan menjadikan kita berharap bahwa Allah senantiasa meridhoi perbuatan kita dan dengan demikian menurunkan rahmat-Nya kepada kita… aamiin… Pengeluaran yang senantiasa kita lakukan pada hakikatnya adalah pemasukan bagi diri kita sendiri, itu kalo pengeluaran tersebut d...

Hasil Mudik 2025

Sekarang sudah bulan Agustus 2025, orang-orang masih pada summer break, Saya & Aa juga baru beres mudik ke Bogor kemarin, dan sekarang sedang menikmati panasnya Dhahran 😁. Kegiatan-kegiatan juga sedang libur jadi saya literally jadi pengangguran aja, yang ga banyak acara hihihii... Kemarin pulang dari mudik, kepala berasa pusing. Curiga darah tinggi maka cek tensi, dan benar saja tensi saya 146. Flasback ke beberapa hari sebelum mudik memang makannya ajaib alias banyak makan, plus ga olah raga dan kurang tidur juga. 2 hari sebelum terbang, kita nginep di hotel airport, karena berbarengan 4 orang mau terbang di dua hari berbeda dan tujuan berbeda, jadi daripada bolak-balik anter Bogor-Soetta jadilah kita nginep aja. Check in hari selasa, besok rabu saya melepas Aa balik ke Saudi (ya flight kami beda sehari 😆 dan siangnya anter ponakan yang mau kuliah di Surabaya di terminal 1. Besoknya giliran saya anter teteh saya yang mau balik ke US flight pagi, dan terakhir saya dilepas teteh ...

Cerita Dhahran?

Awal Oktober 2022 lalu saya dan Aa pindah rumah ke Dhahran, apakah blog ini harus ganti nama jadi ceritadhahran? hahahha…. Ga usah lah ya secara Khobar – Dhahran juga deket. Padahal di postingan terakhir juga saya postingnya dari Rakah yang bagian rumah saya notabene udah masuk area Dammam, jadi mari kita biarkan saja blog ini bernama ceritakhobar  Tak terasa juga Oktober mendatang udah mau setahun kami menempati rumah di Dhahran ini. Flashback ke tahun lalu yang merupakan salah satu tahun yang cukup hectic, tapi masih kalah hectic sih kalo dibandingin sama proses saya dan Aa balik lagi ke Saudi di musim pandemi hahahaha…. Setelah dari tahun 2010 sampai 2022 kami tinggal di apartemen sampe merasakan 6 apartemen, di 2 lokasi berbeda, alhamdulillah tahun kemarin kita dapet kesempatan tinggal di rumah “normal” dan ada garasi pula, secara di Bogor aja kita ga punya garasi hahaha…. Yang ada halaman depan dan belakangnya juga mashaAllah. Teman-teman yang lain tak sedikit yang berkebun sa...