Skip to main content

Marah...

"Maka bersabarlah kamu (hai Muhammad) terhadap ketetapan Tuhanmu, dan janganlah kamu seperti (Yunus) yang berada dalam (perut) ikan ketika ia berdoa sedang ia dalam keadaan marah (kepada kaumnya)." (SQ Al-Qalam 68: 48)

"Dari Abu Hurairah radhiallahuanhu sesungguhnya seseorang bertanya kepada Rasulullah sholallohu ‘alaihi wa sallam : (Ya Rasulullah) nasihatilah saya. Beliau bersabda : Jangan kamu marah. Beliau menanyakan hal itu berkali-kali. Maka beliau bersabda : Jangan engkau marah." (Riwayat Bukhori )

"Wahai Muawiyah, berhati-hatilah kamu jangan sampai marah sebab, sesungguhnya marah itu merusakkan keimanan sebagaimana jadam bisa merusakan rasa madu." (HR. Baihaqi dan Ibnu Asakir)

***

Banyak ayat Qur'an dan hadist yang menerangkan mengenai marah. Marah merupakan salah satu bentuk emosi yang dimiliki setiap makhluk hidup, merupakan insting dasar dalam bertahan hidup. Untuk manusia, Allah telah memberikan tuntunan mengenai rasa marah ini, diantaranya terdapat dalam dalil-dalil yang telah disebutkan diatas.

Setiap orang pasti pernah mengalami perasaan marah... Ada yang suka bilang, ah dia mah ga pernah marah... mungkin orang itu tak memperlihatkan kemarahannya dihadapan orang lain, atau bisa jadi dia memenej amarahnya dengan baik.

Cara dan gaya orang juga berbeda-beda dalam deal dengan kemarahan ini. Ada satu tuntunan dalam Islam bagaimana mengatasi kemarahan.:

Berwudhu:
"Sesungguhnya marah itu dari godaan setan, sedang setan diciptakan dari api. Dan api bisa dipadamkan dengan air. Oleh karena itu bila seseorang di antaramu marah maka cepat-cepatlah berwudu." (HR. Ahmad dan Abu Dawud).

Ta'awudz:
"Seandainya seseorang diantara kamu Audzubillahi minasy syathonir rajim (aku berlindung dari godaan setan yang terkutuk) maka marahnya akan lenyap dari padanya." (HR. Thabrani).

Posisi Tubuh:
"Dari Abu Dzar bahwa nabi bersabda: Apabila salah seorang diantara kalian marah dalam keadaan berdiri duduklah, jika belum hilang maka berbaringlah" (HR Imam Ahmad dan Abu Dawud )"

Di jaman sekarang yang udah canggih, rasa marah ini juga bisa di-share keseluruh dunia.. (hehe lebayy... :p). Banyak media yang bisa dijadikan ajang curhat untuk kemudian di-publish untuk umum. Seperti blog, twitter, facebook, dan media untuk shout out lainnya... Buktinya banyak sekali status di fesbuk yang mengumbar nada kemarahan disana. Ada yang tersirat, tak sedikit pula yang tersurat alias terang-terangan. Mungkin dengan menulis status yang mengakomodir perasaan marah, emosi mereka bisa sedikit reda? Atau mungkin bisa memecahkan masalahnya juga?? Wallohu a'lam...

Ada juga penelitian dalam bidang psikologi yang menyatakan bahwa marah memperpendek usia (http://www.ilmupsikologi.com/?p=359). Yang pasti usia manusia hanya Allah yang tahu... tapi bila fokus hidup kita banyak diisi dengan kemarahan, maka mungkin bisa jadi separuh usia kita akan kurang produktif karena kita hanya mengurusi masalah yang membikin kita marah.

Saya juga masih harus belajar cara mengendalikan amarah. Yang pasti gaya marah saya adalah gaya diam, bila mengeluarkan kata-kata waktu marah saya takut akan menyesalinya. Karena saya pernah merasakan bagaimana tak enaknya kata-kata yang keluar dari orang yang sedang marah, apalagi bila kata-kata tersebut dikeluarkan oleh seseorang yang dekat dengan kita maka akan lebih berasa... dan sampai sekarang meskipun hal tersebut sudah berlalu bertahun-tahun, kata-katanya masih terus teringat, dan itu sekaligus mengingatkan saya untuk lebih baik tidak berkata-kata sewaktu diri kita masih dalam tahap esmosi jiwa :)

Semoga Allah melindungi kita dari godaan syetan yang terkutuk, yang selalu berdaya upaya untuk menjerumuskan manusia kedalam hal-hal yang buruk... aamiin...

Comments

Popular posts from this blog

Pengeluaran Akhir Ramadhan…

Waktu Aa masi kerja di jakarta, paling seneng pas bulan puasa soalnya tengah bulan turun THR… hehehe… Kalo skarang karena base-nya international dan tak ada peraturan tentang THR, maka yaaa ga dapet THR :D Tapi ada tak ada THR, semangat sedekah harus jalan terusss… Apalagi di momen ramadhan yang berkah ini, insyaAllah Allah akan melipatgandakan berkahnya atas kebaikan yang kita lakukan. Saya udah bikin daftar pengeluaran THR… cara pandang terhadap pengeluaran sangat terasa signifikan terhadap perasaan. Kalo kita cuma liat daftar itu hanya sebagai pengeluaran biaya rasanya gimana gitu, beda dengan bila kita liat daftar tersebut sebagai pemasukan amal melalui sedekah dan berbagi. Ditambah lagi dengan kemuliaan bulan ramadhan menjadikan kita berharap bahwa Allah senantiasa meridhoi perbuatan kita dan dengan demikian menurunkan rahmat-Nya kepada kita… aamiin… Pengeluaran yang senantiasa kita lakukan pada hakikatnya adalah pemasukan bagi diri kita sendiri, itu kalo pengeluaran tersebut d...

Hasil Mudik 2025

Sekarang sudah bulan Agustus 2025, orang-orang masih pada summer break, Saya & Aa juga baru beres mudik ke Bogor kemarin, dan sekarang sedang menikmati panasnya Dhahran 😁. Kegiatan-kegiatan juga sedang libur jadi saya literally jadi pengangguran aja, yang ga banyak acara hihihii... Kemarin pulang dari mudik, kepala berasa pusing. Curiga darah tinggi maka cek tensi, dan benar saja tensi saya 146. Flasback ke beberapa hari sebelum mudik memang makannya ajaib alias banyak makan, plus ga olah raga dan kurang tidur juga. 2 hari sebelum terbang, kita nginep di hotel airport, karena berbarengan 4 orang mau terbang di dua hari berbeda dan tujuan berbeda, jadi daripada bolak-balik anter Bogor-Soetta jadilah kita nginep aja. Check in hari selasa, besok rabu saya melepas Aa balik ke Saudi (ya flight kami beda sehari 😆 dan siangnya anter ponakan yang mau kuliah di Surabaya di terminal 1. Besoknya giliran saya anter teteh saya yang mau balik ke US flight pagi, dan terakhir saya dilepas teteh ...

Cerita Dhahran?

Awal Oktober 2022 lalu saya dan Aa pindah rumah ke Dhahran, apakah blog ini harus ganti nama jadi ceritadhahran? hahahha…. Ga usah lah ya secara Khobar – Dhahran juga deket. Padahal di postingan terakhir juga saya postingnya dari Rakah yang bagian rumah saya notabene udah masuk area Dammam, jadi mari kita biarkan saja blog ini bernama ceritakhobar  Tak terasa juga Oktober mendatang udah mau setahun kami menempati rumah di Dhahran ini. Flashback ke tahun lalu yang merupakan salah satu tahun yang cukup hectic, tapi masih kalah hectic sih kalo dibandingin sama proses saya dan Aa balik lagi ke Saudi di musim pandemi hahahaha…. Setelah dari tahun 2010 sampai 2022 kami tinggal di apartemen sampe merasakan 6 apartemen, di 2 lokasi berbeda, alhamdulillah tahun kemarin kita dapet kesempatan tinggal di rumah “normal” dan ada garasi pula, secara di Bogor aja kita ga punya garasi hahaha…. Yang ada halaman depan dan belakangnya juga mashaAllah. Teman-teman yang lain tak sedikit yang berkebun sa...