Skip to main content

Bertanya-Tanya....

Barusan baca twitter-nya mantan presiden parpol yang posting tentang rasa terima kasihnya kepada sekitar 200ribu kader yang ikut aksi mengutuk pendudukan israel di palestina, beragam tanggapan muncul. Ada seseorang yang reply bertanya-tanya dan berandai-andai... dia bilang (setelah edit) "daripada demo, mendingan bantu2 sodara kita yg kena bencana, pak. Masih di Indonesia lho", "kalo yang berdemo itu bantu Aceh after tsunami atau Padang after gempa, pasti cepet beres pembangunannya", "kalo ngumpulin duit IDR 10.000 per orang, pasti bayi2 seperti Bilqish cpt tertolong"... etc.... etc....

Memang mudah banget yah mengkritik perbuatan orang lain... tapi sepertinya sih orang yang menulis tanggapan tadi memang sudah berbuat banyak... udah bantu aceh & padang, udah bantu bilqis, udah menyumbang bibit pohon, udah berbuat kebaikan untuk Indonesia, udah membawakan nasi kotak buat polisi yang bertugas menjaga ketertiban jalannya demo... karena itu semua yang disarankan kepada mantan presiden parpol tersebut, daripada capek-capek demo....

Tak ada salahnya sumbang saran bagi orang lain... bagus banget malah... Hak setiap orang bertanya mengenai hal yang membuatnya heran. Tapi klo buat saya pribadi, rasanya saya tak mampu menghakimi perbuatan orang lain yang berbeda jalan pikirannya dengan saya, apalagi sesama muslim... selama dia masih bersyahadat cukuplah Allah yang menilai perbuatan setiap manusia, siapapun itu... Belum tentu perbuatan yang menurut kita sangat baik, ternyata dimata Allah tidak baik, atau berkurang kebaikannya karena satu dan lain hal....

Kebaikan itu banyak jenisnya, bisa saja orang lain tak melakukan satu kebaikan yang menurut kita sangat mudah dilakukan, tapi dia melakukan sepuluh kebaikan lain yang tak kita tahu.... toh kita tak akan ditanya mengenai amalan orang lain.

Yah... saya sadar ilmu saya juga belum banyak, mungkin apa yang saya bilang ini tak sesuai dengan pemahaman orang lain, bila benar demikian semoga saja saya diberi pencerahan oleh Allah SWT tentang hal-hal seperti ini... aamiin... :)

Comments

Popular posts from this blog

Pengeluaran Akhir Ramadhan…

Waktu Aa masi kerja di jakarta, paling seneng pas bulan puasa soalnya tengah bulan turun THR… hehehe… Kalo skarang karena base-nya international dan tak ada peraturan tentang THR, maka yaaa ga dapet THR :D Tapi ada tak ada THR, semangat sedekah harus jalan terusss… Apalagi di momen ramadhan yang berkah ini, insyaAllah Allah akan melipatgandakan berkahnya atas kebaikan yang kita lakukan. Saya udah bikin daftar pengeluaran THR… cara pandang terhadap pengeluaran sangat terasa signifikan terhadap perasaan. Kalo kita cuma liat daftar itu hanya sebagai pengeluaran biaya rasanya gimana gitu, beda dengan bila kita liat daftar tersebut sebagai pemasukan amal melalui sedekah dan berbagi. Ditambah lagi dengan kemuliaan bulan ramadhan menjadikan kita berharap bahwa Allah senantiasa meridhoi perbuatan kita dan dengan demikian menurunkan rahmat-Nya kepada kita… aamiin… Pengeluaran yang senantiasa kita lakukan pada hakikatnya adalah pemasukan bagi diri kita sendiri, itu kalo pengeluaran tersebut d...

Hasil Mudik 2025

Sekarang sudah bulan Agustus 2025, orang-orang masih pada summer break, Saya & Aa juga baru beres mudik ke Bogor kemarin, dan sekarang sedang menikmati panasnya Dhahran 😁. Kegiatan-kegiatan juga sedang libur jadi saya literally jadi pengangguran aja, yang ga banyak acara hihihii... Kemarin pulang dari mudik, kepala berasa pusing. Curiga darah tinggi maka cek tensi, dan benar saja tensi saya 146. Flasback ke beberapa hari sebelum mudik memang makannya ajaib alias banyak makan, plus ga olah raga dan kurang tidur juga. 2 hari sebelum terbang, kita nginep di hotel airport, karena berbarengan 4 orang mau terbang di dua hari berbeda dan tujuan berbeda, jadi daripada bolak-balik anter Bogor-Soetta jadilah kita nginep aja. Check in hari selasa, besok rabu saya melepas Aa balik ke Saudi (ya flight kami beda sehari 😆 dan siangnya anter ponakan yang mau kuliah di Surabaya di terminal 1. Besoknya giliran saya anter teteh saya yang mau balik ke US flight pagi, dan terakhir saya dilepas teteh ...

Cerita Dhahran?

Awal Oktober 2022 lalu saya dan Aa pindah rumah ke Dhahran, apakah blog ini harus ganti nama jadi ceritadhahran? hahahha…. Ga usah lah ya secara Khobar – Dhahran juga deket. Padahal di postingan terakhir juga saya postingnya dari Rakah yang bagian rumah saya notabene udah masuk area Dammam, jadi mari kita biarkan saja blog ini bernama ceritakhobar  Tak terasa juga Oktober mendatang udah mau setahun kami menempati rumah di Dhahran ini. Flashback ke tahun lalu yang merupakan salah satu tahun yang cukup hectic, tapi masih kalah hectic sih kalo dibandingin sama proses saya dan Aa balik lagi ke Saudi di musim pandemi hahahaha…. Setelah dari tahun 2010 sampai 2022 kami tinggal di apartemen sampe merasakan 6 apartemen, di 2 lokasi berbeda, alhamdulillah tahun kemarin kita dapet kesempatan tinggal di rumah “normal” dan ada garasi pula, secara di Bogor aja kita ga punya garasi hahaha…. Yang ada halaman depan dan belakangnya juga mashaAllah. Teman-teman yang lain tak sedikit yang berkebun sa...