Skip to main content

Perubahan Itu....

Hidup mempunyai dinamika tersendiri. Setiap orang punya cerita masing-masing dalam kehidupannya... Selalu ada perubahan pada setiap hal, tak terkecuali pada manusia. Dari mulai perubahan fisik, bentuk badan, gaya berpakaian, sampai perubahan pemikiran.

Perubahan fisik dapat terlihat langsung oleh kasat mata. Dari fase anak-anak menuju remaja dan kemudian dewasa. Lain halnya dengan perubahan pemikiran, dari segi fisik mungkin masih sama, tapi bila dilihat sekilas tak akan nampak adanya perubahan pada diri manusia. Yang membedakan adalah tindak tanduk orang tersebut, dan juga bisa terlihat pada keputusan-keputusan yang diambil dalam hidupnya. Sebenernya dari gaya berpakaian pun bisa terlihat apakah seseorang berubah secara pemikiran atau tidak...

Manusia diberi kebebasan oleh Allah untuk berpikir dan bertindak sesuai dengan pemikirannya.... Kita selalu dihadapkan pada pilihan-pilihan hidup. Keputusan seseorang untuk memilih sesuatu didasarkan pada pemikiran dia terhadap sesuatu itu... Disinilah manusia bisa berubah secara pemikiran.

Banyak faktor yang mendasari isi kepala manusia... interaksi dengan lingkungan, baik itu di rumah, tempat kerja, atau lingkungan pertemanan bisa membentuk pola pikir seseorang. Seperti telah disabdakan oleh Rosululloh kita tercinta nabi Muhammad SAW : "Perumpamaan teman yang shalih dan teman yang jahat adalah seperti orang yang berteman dengan penjual minyak wangi dan pandai besi.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim). Bila kita berada dalam jamaah orang-orang baik dan shalih, insyaAllah sedikit banyak kita akan terbawa baik. Tapi bila kita terlepas dari jamaah tersebut dan pindah ke jamaah yang lain maka karakteristik kepribadian kita lambat laun dan sedikit banyak akan ikut terpengaruh, meskipun kita sadar atau tidak, mengakui ataupun menyangkalnya...

Allah maha kuasa dalam membolak-balikkan hati manusia... Saya sering terkagum-kagum dengan perubahan yang terlihat signifikan pada diri seseorang... baik itu perubahan menuju kebaikan ataupun menuju keburukan. Bila seseorang berubah menuju kebaikan itu berarti hidayah Allah telah berbicara, dan berbahagialah orang-orang yang mendapatkan hidayah dari Allah, karena nilainya tak bisa diukur dengan materi. Sebaliknya bila ada manusia yang mengalami penurunan niai keimanan dan berubah menjadi permisif terhadap hal-hal yang dulu dijaganya, maka itu adalah pilihan manusia itu sendiri...

Satu hal penting lain adalah doa... baik itu do'a dari diri sendiri maupun orang-orang yang mendoakan juga berpengaruh terhadap perubahan dalam diri seseorang... seperti doa orang tua. Banyak orang yang tersasar setelah sekian lama, akhirnya bisa kembali ke jalan yang benar berkat doa orang tua.

Yaa muqollobal Quluub... tsabbit qolbii 'alaa diinika wa 'alaa thooatika subhaanaka innii kuntu minadzoolimiin.... aamiin...

image taken from :
http://herd.typepad.com/.a/6a00d83451e1dc69e20120a516b74a970b-800wi

Comments

Popular posts from this blog

Pengeluaran Akhir Ramadhan…

Waktu Aa masi kerja di jakarta, paling seneng pas bulan puasa soalnya tengah bulan turun THR… hehehe… Kalo skarang karena base-nya international dan tak ada peraturan tentang THR, maka yaaa ga dapet THR :D Tapi ada tak ada THR, semangat sedekah harus jalan terusss… Apalagi di momen ramadhan yang berkah ini, insyaAllah Allah akan melipatgandakan berkahnya atas kebaikan yang kita lakukan. Saya udah bikin daftar pengeluaran THR… cara pandang terhadap pengeluaran sangat terasa signifikan terhadap perasaan. Kalo kita cuma liat daftar itu hanya sebagai pengeluaran biaya rasanya gimana gitu, beda dengan bila kita liat daftar tersebut sebagai pemasukan amal melalui sedekah dan berbagi. Ditambah lagi dengan kemuliaan bulan ramadhan menjadikan kita berharap bahwa Allah senantiasa meridhoi perbuatan kita dan dengan demikian menurunkan rahmat-Nya kepada kita… aamiin… Pengeluaran yang senantiasa kita lakukan pada hakikatnya adalah pemasukan bagi diri kita sendiri, itu kalo pengeluaran tersebut d...

Hasil Mudik 2025

Sekarang sudah bulan Agustus 2025, orang-orang masih pada summer break, Saya & Aa juga baru beres mudik ke Bogor kemarin, dan sekarang sedang menikmati panasnya Dhahran 😁. Kegiatan-kegiatan juga sedang libur jadi saya literally jadi pengangguran aja, yang ga banyak acara hihihii... Kemarin pulang dari mudik, kepala berasa pusing. Curiga darah tinggi maka cek tensi, dan benar saja tensi saya 146. Flasback ke beberapa hari sebelum mudik memang makannya ajaib alias banyak makan, plus ga olah raga dan kurang tidur juga. 2 hari sebelum terbang, kita nginep di hotel airport, karena berbarengan 4 orang mau terbang di dua hari berbeda dan tujuan berbeda, jadi daripada bolak-balik anter Bogor-Soetta jadilah kita nginep aja. Check in hari selasa, besok rabu saya melepas Aa balik ke Saudi (ya flight kami beda sehari 😆 dan siangnya anter ponakan yang mau kuliah di Surabaya di terminal 1. Besoknya giliran saya anter teteh saya yang mau balik ke US flight pagi, dan terakhir saya dilepas teteh ...

Cerita Dhahran?

Awal Oktober 2022 lalu saya dan Aa pindah rumah ke Dhahran, apakah blog ini harus ganti nama jadi ceritadhahran? hahahha…. Ga usah lah ya secara Khobar – Dhahran juga deket. Padahal di postingan terakhir juga saya postingnya dari Rakah yang bagian rumah saya notabene udah masuk area Dammam, jadi mari kita biarkan saja blog ini bernama ceritakhobar  Tak terasa juga Oktober mendatang udah mau setahun kami menempati rumah di Dhahran ini. Flashback ke tahun lalu yang merupakan salah satu tahun yang cukup hectic, tapi masih kalah hectic sih kalo dibandingin sama proses saya dan Aa balik lagi ke Saudi di musim pandemi hahahaha…. Setelah dari tahun 2010 sampai 2022 kami tinggal di apartemen sampe merasakan 6 apartemen, di 2 lokasi berbeda, alhamdulillah tahun kemarin kita dapet kesempatan tinggal di rumah “normal” dan ada garasi pula, secara di Bogor aja kita ga punya garasi hahaha…. Yang ada halaman depan dan belakangnya juga mashaAllah. Teman-teman yang lain tak sedikit yang berkebun sa...