Skip to main content

Istilah Panggilan Dalam Kluarga Besar....

Seru banget klo lagi ngumpul skeluarga besar... orang tua, kaka, adik, dan keponakan-keponakan... Dalam pemaanggilan namapun Banyak istilah yang akan keluar... dari mulai uwa, mamang, bibi, teteh, aa, dede, kaka dan sebagainya...

Tak sedikit keluarga yang mengajarkan panggilan kepada anaknya yang tak sesuai dengan silsilah dalam keluaraga... misalkan, yang harusnya sang anak manggil tante atau bibi ternyata dibiasakan istilah mama, bunda atau ibu... yang harusnya manggil uwa atau paman, anak dibiasakan memanggil papa, ayah, atau apalah...

Klo menurut saya kerancuan pemanggilan itu bisa 'mengkacaukan' silsilah dalam kluarga hehehe.... Karena smua orang dianggap sebagai ibu, dan smua orang dianggap sbagai ayah... padahal dalam Islam sendiri istilah tersebut pada akhirnya akan bermuara kepada hubungan ke-muhriman seseorang dengan kerabatnya.

Klo di kluarga besar saya sih dari awal sudah dibiasakan panggilan-panggilan yang sesuai dengan posisinya masing-masing. Bahkan sampai anak dari seorang adik akan meng-kaka-kan sepupunya yang dari anak uwa-nya... nah pusing kannn...???!!! hihihi.... Maka ga heran klo keponakan saya yang masih 3 tahun, echa, dipanggil teh echa oleh keponakan saya yang umur 8 tahun, hana, karena bapanya hana adalah adiknya ibunya echa...

Yah itu sih pilihan masing-masing mo manggil siapa apa... yang penting kita harus tau silsilah dalam keluarga besar kita sperti apa... apalagi klo kluarga besarnya udah makin membengkak, bisa-bisa pusing ngapalinnya karena panggilan ke smua orang sama... heuheuheu.... :D

Comments

Popular posts from this blog

Pengeluaran Akhir Ramadhan…

Waktu Aa masi kerja di jakarta, paling seneng pas bulan puasa soalnya tengah bulan turun THR… hehehe… Kalo skarang karena base-nya international dan tak ada peraturan tentang THR, maka yaaa ga dapet THR :D Tapi ada tak ada THR, semangat sedekah harus jalan terusss… Apalagi di momen ramadhan yang berkah ini, insyaAllah Allah akan melipatgandakan berkahnya atas kebaikan yang kita lakukan. Saya udah bikin daftar pengeluaran THR… cara pandang terhadap pengeluaran sangat terasa signifikan terhadap perasaan. Kalo kita cuma liat daftar itu hanya sebagai pengeluaran biaya rasanya gimana gitu, beda dengan bila kita liat daftar tersebut sebagai pemasukan amal melalui sedekah dan berbagi. Ditambah lagi dengan kemuliaan bulan ramadhan menjadikan kita berharap bahwa Allah senantiasa meridhoi perbuatan kita dan dengan demikian menurunkan rahmat-Nya kepada kita… aamiin… Pengeluaran yang senantiasa kita lakukan pada hakikatnya adalah pemasukan bagi diri kita sendiri, itu kalo pengeluaran tersebut d...

Hasil Mudik 2025

Sekarang sudah bulan Agustus 2025, orang-orang masih pada summer break, Saya & Aa juga baru beres mudik ke Bogor kemarin, dan sekarang sedang menikmati panasnya Dhahran 😁. Kegiatan-kegiatan juga sedang libur jadi saya literally jadi pengangguran aja, yang ga banyak acara hihihii... Kemarin pulang dari mudik, kepala berasa pusing. Curiga darah tinggi maka cek tensi, dan benar saja tensi saya 146. Flasback ke beberapa hari sebelum mudik memang makannya ajaib alias banyak makan, plus ga olah raga dan kurang tidur juga. 2 hari sebelum terbang, kita nginep di hotel airport, karena berbarengan 4 orang mau terbang di dua hari berbeda dan tujuan berbeda, jadi daripada bolak-balik anter Bogor-Soetta jadilah kita nginep aja. Check in hari selasa, besok rabu saya melepas Aa balik ke Saudi (ya flight kami beda sehari 😆 dan siangnya anter ponakan yang mau kuliah di Surabaya di terminal 1. Besoknya giliran saya anter teteh saya yang mau balik ke US flight pagi, dan terakhir saya dilepas teteh ...

Cerita Dhahran?

Awal Oktober 2022 lalu saya dan Aa pindah rumah ke Dhahran, apakah blog ini harus ganti nama jadi ceritadhahran? hahahha…. Ga usah lah ya secara Khobar – Dhahran juga deket. Padahal di postingan terakhir juga saya postingnya dari Rakah yang bagian rumah saya notabene udah masuk area Dammam, jadi mari kita biarkan saja blog ini bernama ceritakhobar  Tak terasa juga Oktober mendatang udah mau setahun kami menempati rumah di Dhahran ini. Flashback ke tahun lalu yang merupakan salah satu tahun yang cukup hectic, tapi masih kalah hectic sih kalo dibandingin sama proses saya dan Aa balik lagi ke Saudi di musim pandemi hahahaha…. Setelah dari tahun 2010 sampai 2022 kami tinggal di apartemen sampe merasakan 6 apartemen, di 2 lokasi berbeda, alhamdulillah tahun kemarin kita dapet kesempatan tinggal di rumah “normal” dan ada garasi pula, secara di Bogor aja kita ga punya garasi hahaha…. Yang ada halaman depan dan belakangnya juga mashaAllah. Teman-teman yang lain tak sedikit yang berkebun sa...