Hari ini pelantikan pemimpin negara di tanah air kita Indonesia... Siaran tv dari pagi melaporkan secara langsung acara inaugurasi tersebut, pengamat politik laku bener hari ini hehehe... ada juga yang diselingi oleh penampilan artis-artis top ibukota sperti di acara dahsyat di RCTI...
Pelantikan ini mempunyai banyak arti untuk banyak orang, dan mungkin artinya berbeda-beda, sehingga tanggapannya pun beragam. Ada yang semangat, suka cita, ada juga yang demo menentang pelantikan tersebut, dan tak sedikit pula yang bersikap apatis....
Klo saya pribadi menyambut acara ini sebagaimana acara kenegaraan lainnya... I've done my part in the election now it's time for them to work.... tak ada euforia atau perasaan berlebihan menyaksikan pelantikan tersebut. Saya selalu mencoba untuk tak menggantungkan nasib saya ditangan manusia.... Buat saya pribadi, rasanya tak perlu melakukan hal kontraproduktif dalam menyikapi pelantikan ini, meskipun mungkin menjadi pihak yang tak setuju... Bila merasa tak ada perubahan yang berarti alias kaga ngefek dengan ada atau tak ada presiden baru, yah mungkin bisa mulai dari diri sendiri untuk merubah sesuatu, minimal untuk merubah nasib diri sendiri dan keluarga...
Tak mudah menjadi pemimpin, apalagi memimpin sebuah negara seperti Indonesia... Belum tentu klo kita ada di posisi mereka, kita bisa melakukan hal-hal baik yang bisa mereka lakukan. Saya selalu takut klo misalkan suami saya harus menjadi pemimpin dalam tatanan sosial, dalam artian bukan pemimpin dalam bidang profesional yang berhubungan dengan pekerjaan sehari-hari... Takut karena memikirkan pertanggungjawaban di hadapan Allah yang maha adil... Aa selalu bilang, klo dia jadi pemimpin atau amir yang mengurusi rakyat, maka kita harus siap miskin....!!! huehehe....
Banyak juga yang mencibir karena partai berbasis Islam yang ikut berkoalisi dan mengincar jabatan di pemerintahan.... mereka selalu bilang "orientasinya kekuasaan...!!!" Klo menurut hemat saya, lah... bukannya memang kekuasaan yang dicari...??? Klo bikin partai tak berorientasi kekuasaan, ngapain cape-cape bikin partai...??? Tapi kekuasaan yang dicapai itu bukanlah tujuan akhir, itu hanya kendaraan atau alat bagi kita untuk bisa melakukan perubahan... sekecil apapun itu... dan mungkin perubahan itu tak terlihat dimata orang-orang yang mencibir, karena mereka terlalu sibuk mengamati untuk kemudian mengkritisi....
Mengkritisipun bukan hal yang buruk bila dilakukan untuk kebaikan dan bisa berpengaruh positif terhadap perubahan.... selama tidak saling berbantah-bantahan yang tak berguna sehingga energi yang seharusnya bisa dipergunakan untuk kebaikan malah menguap tak bersisa... seperti tercantum dalam Firman Allah SWT di surat Al-Anfal ayat 46: "Dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kamu berbantah-bantahan, yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan hilang kekuatanmu dan bersabarlah. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar. "
Semoga Allah menjadikan pemimpin Indonesia sebagai orang-orang yang takut kepada Allah, bertaqwa dan beriman dan menjalankan ajaran Allah SWT scara kaffah... dan semoga Allah memberikan hidayah dan petunjuk-Nya kepada mereka dan keluarganya, sehingga rakyatnya pun menjadi hamba Allah yang beriman... aamiin....
Comments