Pekan terakhir menjelang ramadhan ini sudah mulai terasa aura bulan suci yang dinanti-nanti oleh umat Islam seluruh dunia. Iklan-iklan di TV sudah mulai menayangkan adegan sahur dan ifthar, agenda acara ramadhan di beberapa stasiun TV pun sudah mulai dipublikasikan... dari mulai sinetron ramadhan, acara komedi-komedi yang katanya dalam rangka menemani sahur, maupun video-video klip yang mulai menampilkan lagu-lagu religi. Belum lagi berita tentang penutupan tempat-tempat hiburan malam oleh polisi.
Selain itu, agenda tahunan dalam rangka bulan puasa adalah naiknya harga-harga sembako. Aneh juga yah... padahal kan shaum harusnya ga banyak makan yak huehehehe.... harga naik karena katanya permintaan pasar naik... berarti kan semakin banyak orang belanja kebutuhan bahan makanan, padahal perasaan saya belum belanja-belanji deh hueheheh... :p Barusan liat detik salah satu judul beritanya 'Penjualan busana muslim di tanah abang meningkat'. Sepertinya menjelang ramadhan dan lebaran perekonomian orang-orang bener-bener terasa menggeliat... yang kerja dapat THR, yang jualan pada laku :)
Menjelang ramadhan juga aura memberi perasaan semakin terasa. Orang berlomba-lomba 'munggahan'. Biasanya yang punya pekerja di rumah akan memberi sedikit rejeki kepada asisten rumah tangganya. Anak terhadap orang tuanya, tetangga terhadap tetangganya yang kurang mampu.... bener-bener indah deh... hehehe...
Biasanya pas bulan ramadhan-nya lebih-lebih lagi semangat orang bersedekah dan berbagi dengan sesama. Janji Allah untuk melipatgandakan pahala di bulan ramadhan memang sangat menggiurkan.
Semoga saja semangat kita memberi tak hanyak di ramadhan yang mulia, tapi tempaan Allah sebulan penuh itu juga akan berimbas kepada 11 bulan lainnya, sehingga tak perlu menunggu untuk berkecukupan dalam memberi sesama. Memberi dalam keadaan lapang memang biasa, yang susah itu memberi disaat kita juga sedang pas-pasan...*
*nasihan buat diri sendiri :D
Comments