Skip to main content

Siblings....

Saya datang dari keluarga besar. Bila semuanya ada, orang tua saya mempunyai total 9 anak, 5 perempuan dan 4 laki-laki. Tapi 3 orang kaka saya sudah dipanggil oleh Allah terlebih dahulu. 2 orang diantaranya sewaktu masih kecil dibawah 3 tahun, dan kaka saya yang pertama meninggal sewaktu saya masih usia SD, jadi sudah ingat wajah dan kepribadiannya.

Alhamdulillah umi & bapa selalu menanamkan rasa kasih sayang diantara kami semua. Adik hormat kepada kaka, dan kaka pun senantiasa menjadi pelindung adik-adiknya. Saya anak bungsu, tapi saya tak merasa dimanja secara berlebihan oleh orang tua saya... semuanya proporsional saja.

Sekarang dikala kami sudah besar dan punya keluarga masing-masing, ikatan hati antar saudara kandung masih terjalin dengan kuat, sehingga kami akan senang bila mendengar kabar untuk saudara kami yang lain, dan akan ikut sedih bila mendengar berita yang tak menyenangkan dari saudara kami.... Ga ada yang namanya iri dengki... Ga pernah ada pertengkaran adu mulut apalagi saling melempar barang dan main fisik diantara kami... hiiii emangnya tukang tinju hhihihi...

Kebetulan rumah kami berdekatan, udah biasa saling minta nasi mah... hehehe... Di waktu senggang kami kerap main bareng-bareng, apalagi sekarang udah pada punya anak... tambah seru deh. Sering juga saya dan kaka perempuan saya having 'me time' of our own, biasanya ke salon buat perawatan tubuh. Apalagi kalo kaka perempuan saya yang di florida ngumpul semua, wah tambah seru deh bisa seharian di salon tuh, trus biasanya langsung ngebakso deh :P

Bisa dibilang, masa pertumbuhan saya adalah masa yang lebih baik diantara kaka2 saya. Teteh dan Ceuceu, dua orang kaka saya sudah tinggal di florida. Merekalah yang berjasa dalam mensukseskan pendidikan adik-adiknya, sampai bisa bekerja untuk membiayai diri sendiri dan keluarga. Dulu inget waktu kuliah, kalo tak salah mulai tingkat 2 (sekitar tahun 96-97) tiap bulan diberi biaya uang saku dan buku sebanyak 300ribu. Saat itu uang segitu masih besar nilainya, waktu itu dolar masih murah. Sehingga saya tak perlu lagi minta uang ke orang tua untuk ongkos dan biaya lainnya.... Alhamdulillah, semoga Allah menggantinya dengan yang lebih baik... aamiin...

Semoga saja ikatan hati kami akan tetap dijaga oleh Allah SWT... aamiin...

Comments

Popular posts from this blog

Pengeluaran Akhir Ramadhan…

Waktu Aa masi kerja di jakarta, paling seneng pas bulan puasa soalnya tengah bulan turun THR… hehehe… Kalo skarang karena base-nya international dan tak ada peraturan tentang THR, maka yaaa ga dapet THR :D Tapi ada tak ada THR, semangat sedekah harus jalan terusss… Apalagi di momen ramadhan yang berkah ini, insyaAllah Allah akan melipatgandakan berkahnya atas kebaikan yang kita lakukan. Saya udah bikin daftar pengeluaran THR… cara pandang terhadap pengeluaran sangat terasa signifikan terhadap perasaan. Kalo kita cuma liat daftar itu hanya sebagai pengeluaran biaya rasanya gimana gitu, beda dengan bila kita liat daftar tersebut sebagai pemasukan amal melalui sedekah dan berbagi. Ditambah lagi dengan kemuliaan bulan ramadhan menjadikan kita berharap bahwa Allah senantiasa meridhoi perbuatan kita dan dengan demikian menurunkan rahmat-Nya kepada kita… aamiin… Pengeluaran yang senantiasa kita lakukan pada hakikatnya adalah pemasukan bagi diri kita sendiri, itu kalo pengeluaran tersebut d...

Hasil Mudik 2025

Sekarang sudah bulan Agustus 2025, orang-orang masih pada summer break, Saya & Aa juga baru beres mudik ke Bogor kemarin, dan sekarang sedang menikmati panasnya Dhahran 😁. Kegiatan-kegiatan juga sedang libur jadi saya literally jadi pengangguran aja, yang ga banyak acara hihihii... Kemarin pulang dari mudik, kepala berasa pusing. Curiga darah tinggi maka cek tensi, dan benar saja tensi saya 146. Flasback ke beberapa hari sebelum mudik memang makannya ajaib alias banyak makan, plus ga olah raga dan kurang tidur juga. 2 hari sebelum terbang, kita nginep di hotel airport, karena berbarengan 4 orang mau terbang di dua hari berbeda dan tujuan berbeda, jadi daripada bolak-balik anter Bogor-Soetta jadilah kita nginep aja. Check in hari selasa, besok rabu saya melepas Aa balik ke Saudi (ya flight kami beda sehari 😆 dan siangnya anter ponakan yang mau kuliah di Surabaya di terminal 1. Besoknya giliran saya anter teteh saya yang mau balik ke US flight pagi, dan terakhir saya dilepas teteh ...

Cerita Dhahran?

Awal Oktober 2022 lalu saya dan Aa pindah rumah ke Dhahran, apakah blog ini harus ganti nama jadi ceritadhahran? hahahha…. Ga usah lah ya secara Khobar – Dhahran juga deket. Padahal di postingan terakhir juga saya postingnya dari Rakah yang bagian rumah saya notabene udah masuk area Dammam, jadi mari kita biarkan saja blog ini bernama ceritakhobar  Tak terasa juga Oktober mendatang udah mau setahun kami menempati rumah di Dhahran ini. Flashback ke tahun lalu yang merupakan salah satu tahun yang cukup hectic, tapi masih kalah hectic sih kalo dibandingin sama proses saya dan Aa balik lagi ke Saudi di musim pandemi hahahaha…. Setelah dari tahun 2010 sampai 2022 kami tinggal di apartemen sampe merasakan 6 apartemen, di 2 lokasi berbeda, alhamdulillah tahun kemarin kita dapet kesempatan tinggal di rumah “normal” dan ada garasi pula, secara di Bogor aja kita ga punya garasi hahaha…. Yang ada halaman depan dan belakangnya juga mashaAllah. Teman-teman yang lain tak sedikit yang berkebun sa...