Skip to main content

Look at The Good Side....

Pernikahan memadukan dua karakter yang berbeda... Akan selalu ada perbedaan pendapat antar pasangan yang menikah, tak peduli berapa puluh tahun menikah pasti akan selalu ada yang namanya perbedaan pendapat... Disinilah kiranya diperlukan kelihaian kita dalam mengelola perbedaan tersebut.

Sungguh menyenangkan jika Allah SWT mengaruniakan kita pasangan hidup yang klop... saling mengisi, pengertian, dan saling memberi kenyamanan... itu adalah suatu anugerah yang harus disyukuri. Tapi tak selamanya hidup itu mulus, lancar, dan smooth... ada saat-saat kerikil kecil atau bahkan bongkahan batu besar yang bisa menghalangi kelancaran perjalanan kita berkeluarga. Penyebabnya bisa dari internal ataupun eksternal...

Buat saya pribadi, ketika ada suatu masalah datang dan kemudian ada pertanyaan yang menggelitik di benak saya tentangnya, yang saya lakukan adalah menggali kembali realitas yang selama ini ada... memanggil dan menghadirkan kembali ingatan saya tentang karakter terbaik yang dimiliki oleh suami saya. And it works... :)

Bagaimana dia selalu ingin menyenangkan saya, bagaimana dia selalu mengikuti keinginan saya selama masih ada di rel yang benar... bagaimana dia selalu melibatkan saya dalam setiap keputusan baik yang menyangkut diri sendiri maupun yang berhubungan dengan keluarga atau pekerjaan... hal ekstrim yang dilakukannya ketika ada orang yang mengganggu perasaan saya, bagaimana dia menutup pintu-pintu (bahkan jendela) dan saluran lain sehingga tak ada celah bagi saya untuk mencurigainya... bagaimana dia meyakinkan saya ketika ada pihak-pihak yang masih teringat dengan masa lalu dan membuat saya terganggu, dan bagaimana dia mempercayakan seluruh penghasilannya kepada saya tanpa ada yang ditutup-tutupi, buat saya hal tersebut menandakan bentuk kepercayaannya terhadap saya... (mungkin sebenernya karena suamiku ga suka megang uang jg sih hehehe... :p)

Pastinya setiap orang berbeda dalam meng-handle masalahnya masing-masing. Yang baik buat saya belum tentu baik buat orang lain... begitu pula sebaliknya. Jadi boleh sependapat, boleh tidak yang penting hendaknya kita selalu berusaha manghandle problem yang datang dengan tepat... dan buat saya salah satu caranya adalah dengan selalu melihat kelebihan pasangan kita... sehingga siapa tau diapun akan bisa melihat kelebihan kita.... :)

Smoga Allah SWT selalu menganugerahkan kita kehidupan yang terbaik, di dunia maupun di akherat kelak dan menjadikan kami pasangan dunia akherat... aamiin...

Comments

Popular posts from this blog

Pengeluaran Akhir Ramadhan…

Waktu Aa masi kerja di jakarta, paling seneng pas bulan puasa soalnya tengah bulan turun THR… hehehe… Kalo skarang karena base-nya international dan tak ada peraturan tentang THR, maka yaaa ga dapet THR :D Tapi ada tak ada THR, semangat sedekah harus jalan terusss… Apalagi di momen ramadhan yang berkah ini, insyaAllah Allah akan melipatgandakan berkahnya atas kebaikan yang kita lakukan. Saya udah bikin daftar pengeluaran THR… cara pandang terhadap pengeluaran sangat terasa signifikan terhadap perasaan. Kalo kita cuma liat daftar itu hanya sebagai pengeluaran biaya rasanya gimana gitu, beda dengan bila kita liat daftar tersebut sebagai pemasukan amal melalui sedekah dan berbagi. Ditambah lagi dengan kemuliaan bulan ramadhan menjadikan kita berharap bahwa Allah senantiasa meridhoi perbuatan kita dan dengan demikian menurunkan rahmat-Nya kepada kita… aamiin… Pengeluaran yang senantiasa kita lakukan pada hakikatnya adalah pemasukan bagi diri kita sendiri, itu kalo pengeluaran tersebut d...

Hasil Mudik 2025

Sekarang sudah bulan Agustus 2025, orang-orang masih pada summer break, Saya & Aa juga baru beres mudik ke Bogor kemarin, dan sekarang sedang menikmati panasnya Dhahran 😁. Kegiatan-kegiatan juga sedang libur jadi saya literally jadi pengangguran aja, yang ga banyak acara hihihii... Kemarin pulang dari mudik, kepala berasa pusing. Curiga darah tinggi maka cek tensi, dan benar saja tensi saya 146. Flasback ke beberapa hari sebelum mudik memang makannya ajaib alias banyak makan, plus ga olah raga dan kurang tidur juga. 2 hari sebelum terbang, kita nginep di hotel airport, karena berbarengan 4 orang mau terbang di dua hari berbeda dan tujuan berbeda, jadi daripada bolak-balik anter Bogor-Soetta jadilah kita nginep aja. Check in hari selasa, besok rabu saya melepas Aa balik ke Saudi (ya flight kami beda sehari 😆 dan siangnya anter ponakan yang mau kuliah di Surabaya di terminal 1. Besoknya giliran saya anter teteh saya yang mau balik ke US flight pagi, dan terakhir saya dilepas teteh ...

Cerita Dhahran?

Awal Oktober 2022 lalu saya dan Aa pindah rumah ke Dhahran, apakah blog ini harus ganti nama jadi ceritadhahran? hahahha…. Ga usah lah ya secara Khobar – Dhahran juga deket. Padahal di postingan terakhir juga saya postingnya dari Rakah yang bagian rumah saya notabene udah masuk area Dammam, jadi mari kita biarkan saja blog ini bernama ceritakhobar  Tak terasa juga Oktober mendatang udah mau setahun kami menempati rumah di Dhahran ini. Flashback ke tahun lalu yang merupakan salah satu tahun yang cukup hectic, tapi masih kalah hectic sih kalo dibandingin sama proses saya dan Aa balik lagi ke Saudi di musim pandemi hahahaha…. Setelah dari tahun 2010 sampai 2022 kami tinggal di apartemen sampe merasakan 6 apartemen, di 2 lokasi berbeda, alhamdulillah tahun kemarin kita dapet kesempatan tinggal di rumah “normal” dan ada garasi pula, secara di Bogor aja kita ga punya garasi hahaha…. Yang ada halaman depan dan belakangnya juga mashaAllah. Teman-teman yang lain tak sedikit yang berkebun sa...