Kmarin abis nonton film confession of a shopaholic, Sbuah film yang menghibur, lucu, dan juga mengandung pelajaran yang baik mengenai keuangan dan kecanduan belanja dengan sgala cara termasuk menghabiskan limit beberapa buah kartu kredit skaligus.... hueeee... :pAwalnya dia tak mengakui klo dia kecanduan belanja, she's in denial... dan itu menyebabkan hidupnya kacau, tak hanya dari sisi keuangan tapi juga dari sisi pekerjaan, kehidupan cinta dan persahabatannya.... akhirnya setelah dibantu kelompok shopaholic anonymous, suatu grup sesama shopaholic yang salin men-support satu sama lain, akhirnya dia bisa keluar dari masalah kecanduan belanja tersebut...
Pernah juga beberapa kali dibahas di oprah mengenai hutang kartu kredit dan gaya hidup orang amerika sana yang menggunakan kartu kredit secara membabi-buta tanpa perhitungan, sampai ada yang bangkrut dan akhirnya memina tolong kepada tim oprah untuk membantunya keluar dari masalah hutang.
Penggunaan kartu kredit skarang ini bukan saja gaya hidup orang amrik sana, tapi skarang sudah membudaya juga disini. Terus terang saya pernah punya masalah waktu pertama kali punya kartu kredit hehehe... pengen share disini semata-mata supaya jadi pelajaran bagi yang membacanya :D
Waktu belum lama kerja bisa juga tuh punya kartu kredit... waktu itu masih awam dengan masalah pengelolaan keuangan, jadi begitu mempunyai kartu kredit serasa punya bank berjalan yang uangnya bisa dipake kapan aja, gak inget harus bayar diakhir bulan hohoho.... Seiring dengan waktu dengan nyamannya saya gesek aja tiap mo belanja sesuatu, sampai akhirnya tagihan saya mencapai limit kartu.... huaaaa toloonnnggg......
Waktu itu ga ada yang tau selain saya dan tentunya Allah SWT hehehe... sungguh-sungguh saat yang tak enak banget deh... sampai akhirnya satu-satunya hal yang bisa saya lakukan hanyalah berdo'a kepada Allah untuk membukakan jalan biar bisa membayar lunas hutang kartu kredit saya. Alhamdulillah akhirnya Allah memberkan saya jalan keluar dari pintu yang tak terduga, dan saya lunasi smua hutang kartu kredit saya dan saat itu juga langsung saya tutup account kartu kredit and say bye bye dengan tegas...!!! :D Seketika itu juga hidup saya menjadi lebih tenang.. hahahaha.... toh tanpa kartu kreditpun saya masi bisa hidup.
Skitar setahun lebih saya tak punya kartu kredit sampai akhirnya datang tawaran lagi dari bank yang sama tapi dengan satu tahun bebas biaya tahunan dan limit yang 3 kali lebih besar dari kartu kredit saya yang dulu. Apa yang saya lakukan...???
Saya benar-benar bersyukur kepada Allah telah mendapat 'pelajaran' mengenai kartu kredit dahulu, it was an expensive lesson tapi benar-benar berguna buat hidup saya selanjutnya, sehingga ketika datang kembali tawaran kartu kredit yang baru itu maka saya sudah tahu apa yang harus saya lakukan dalam mengelola keuangan pribadi saya. Dengan membaca Bismillah saya miliki kembali kartu kredit baru but with a whole new attitude.... :)
Untuk selanjutnya saya selalu membayar full tagihan kartu kredit saya, sehingga saya punya batas-batas tertentu jika belanja pake kartu. New attitude ini juga berguna setelah saya menikah dan menjadi mentri keuangan keluarga. Saya yang menentukan kapan belanja pake kartu dan kapan pake tunai, juga kartu kredit mana yang akan dipakai ... Alhamdulillah so far smuanya berjalan lancar, jangan sampe deh jatuh ke lubang yang sama dua kali hiiii.... Naudzubillan min dzaalik...
Comments