
Kalo bicara tentang kehidupan rasanya ga akan ada habisnya. Saya sendiri senang berdiskusi tentang kehidupan, interaksi sesama manusia, interaksi manusia dengan lingkungannya, ataupun interaksi manusia dengan makhluk Allah yang lain....
Kadang saya meng-sengajakan (hmm bener ga nih istilahnya hehe...) main ke rumah kaka yang lain cuma buat ngobrol, dari situ biasanya kita suka membahas current issue, dari mulai koalisi parpol, calon presiden, flu babi, sampai kasus manohara yang lagi santer belakangan ini... Ummi juga meskipun udah berumur tapi selalu up to date dengan berita yang sedang IN dan sering ikut diskusi bareng kita... hehehe....
Dari setiap kejadian, baik yang menimpa kita maupun orang lain, manusia diberi kebebasan oleh Allah untuk mengambil jalan mana yang menurutnya terbaik, dengan kata lain manusia selalu diberi kebebasan memilih, sehingga istilah hidup itu penuh dengan pilihan yah memang seperti itu...
Tak mudah untuk membuat keputusan, diperlukan proses pembelajaran dari orang tua terhadap anaknya untuk bisa memilih dan mengambil resiko dari pilihannya tersebut. Kebetulan tadi pagi teh jijah berita mengenai suatu acara baru di RCTI (klo ga salah judulnya itu masihkah kau mencintaiku). Di episode perdana kemarin kasusnya adalah sepasang suami istri yang sudah menikah 11 tahun diambang perceraian, salah satunya dikarenakan sang suami yang tidak mampu mandiri secara mental, tidak mampu membuat keputusan sebagai pemimpin keluarga karena masih selalu harus bertanya & bergantung kepada ibunya tentang segala hal... sampai ketika ditanya apakah dia masih mencintai istrinya sang suami malah minta pendapat ibunya.... hueeee... Di acara itu dihadirkan pula psikolog sebagai penengah, dan akhir dari episode pertama kmarin adalah mereka memutuskan untuk mencoba smuanya kembali... :)
Menghormati orang tua dan bergantung kepada orang tua adalah 2 hal yang sangat berbeda. Tak ada salahnya dengan melibatkan orang tua dalam mengambil keputusan terbaik, minta do'a nya, minta pendapatnya yang mungkin tidak terpikir oleh kita, tapi keputusan terakhir tetap berada di tangan kita. Orang tua pun harus tau kapan harus membiarkan anaknya berproses dalam mengambil keputusan dan siap dengan resikonya....
Comments