Yang tidak berpunya, tidak akan memberi, demikian pepatah arab... simpel, logis, masuk akal. Seberapa besar harta yang seseorang miliki jika tak memberi berarti dia masih dalam tahap tidak berpunya alias miskin. Naudzubillah...
Terkadang ada yang terlalu perhitungan di atas kertas, sehingga khawatir jika memberi maka sisa uangnya tak akan cukup untuk menghidupinya. Tapi seringakali matematika rejeki itu berbeda dengan matematika manusia. Semakin banyak memberi, insyaAllah semakin banyak juga menerima.
Kadang bertanya-tanya juga, ko kita udah banyak memberi tapi menerimanya sedikit? Ternyata menerima disini tak melulu dalam bentuk yang sama, bisa jadi dengan memberi kita akan dijauhkan oleh Allah dari marabahaya, dihindarkan dari niat jahat manusia, dan diberi kesehatan yang kesemuanya itu adalah merupakan nikmat rejeki yang tak bisa dihitung oleh uang semata.
Tak setiap pemberian harus berupa uang... Saat seseorang membutuhkan dukungan dan kita datang dengan membawa hati full of support dan senyum penghibur, maka insyaAllah hal tersebut sudah bisa sedikit meringankan beban.
Selama hidup saya, saya melihat bahwa support yang tak akan pernah habis adalah dari seorang ibu terhadap anaknya, well at least ibu saya hehehe... tanpa pamrih, mengorbankan kepentingannya sendiri, dengan do'a tanpa henti, dan muka berseri-seri (apa sii..??? hihihi... maksudnya biarpun anak-anaknya sering nyusahin tapi ibuku jarang memperlihatkan raut muka masam sama anak-anaknya
) semuanya dilakukan untuk mensupport anak-anaknya dikala butuh bantuannya. Ibuku adalah orang kaya... 
) semuanya dilakukan untuk mensupport anak-anaknya dikala butuh bantuannya. Ibuku adalah orang kaya... 
Topik ini ada hubungannya juga dengan kebebasan finansial, yang kira-kira berarti bahwa seseorang berada dalam tahap aman akan kehidupan keuangannya. Tapi saya juga mendapatkan definisi lain dari kebebasan finansial ini, yakni ketika seseorang terbebas dari kungkungan dominasi uang, tak khawatir ketika uang di kantong tinggal sedikit karena itu berarti akan datang yang baru...
Sepertinya saya belum sepenuhnya mendapatkan kebebasan finansial (menurut versi saya) ini... saya masih termasuk "control freak" dalam beberapa hal hehehe... Kebalikan dengan Aa yang menurut saya udah berada dalam tahap financial freedom, alias ga suka megang uang jadi saya deh yang megang uangnya hihihi... Jadi klop kan 

Yang pasti, seperti pernah saya singgung di tulisan sebelumnya, bahwa niat memberi ini tetep kita lakukan dalam rangka mencari keridhaan Allah, apa yang terjadi setelah itu hanya efek samping saja yang memang sudah dijanjikan Allah, karena Allah maha adil...
Comments